Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan 2 Truk di Lampu Merah Magelang, Sopir Terjepit dan Tertusuk Tuas Rem
Advertisement . Scroll to see content

Warga Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Anggrek di Pelintasan Tanpa Palang

Jumat, 09 Oktober 2026 - 12:16:00 WIB
Warga Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Anggrek di Pelintasan Tanpa Palang
Ilustrasi warga Bojonegoro tewas tertabrak KA Anggrek di pelintasan tanpa palang pintu Desa Sumberrejo. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BOJONEGORO, iNews.id - Kecelakaan terjadi di pelintasan tanpa palang pintu di Desa Sumberrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (8/10/2026). Seorang warga tewas saat menyeberangi rel kereta api untuk pulang dari sawah.

Identitas korban diketahui bernama Supargi (57). Dia diduga tidak menyadari kedatangan Kereta Api Anggrek saat melintas di kilometer 141+200, tepatnya di depan RSI Muhammadiyah Sumberrejo.

Korban tertabrak kereta api saat melintasi jalur hulu di pelintasan tanpa palang pintu.

Kapolsek Sumberrejo AKP Eko Suwanto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa itu diketahui setelah seorang warga melihat seorang laki-laki tergeletak di pinggir rel.

“Mengetahui kejadian tersebut saksi kemudian mendekati korban dan mengetahui bahwa korban merupakan tetangganya sendiri,” kata Kapolsek dikutip dari iNews Bojonegoro, Jumat (9/10/2026). 

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban berada di sawah miliknya yang terletak di sebelah selatan jalur kereta api. Korban kemudian hendak menyeberangi rel ke arah utara untuk pulang ke rumah.

Korban diduga tidak menyadari KA Anggrek yang melintas. Menurut keterangan saksi, korban memiliki keterbatasan pendengaran sehingga kemungkinan tidak mendengar suara kereta yang mendekat.

“Menurut keterangan saksi, korban setiap sore hari sering berada di sawah miliknya,” ucapnya.

Kereta yang terlibat merupakan KA Anggrek relasi Stasiun Gambir, Jakarta, menuju Stasiun Surabaya Pasarturi. Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi korban.

Kapolsek Sumberrejo mengatakan jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Saat ini jenazah korban telah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata AKP Eko Suwanto.

Sementara itu, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan petugas langsung berkoordinasi untuk menangani kejadian tersebut.

Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) berkoordinasi dengan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Sumberrejo, PPKA Bowerno, petugas pengamanan, serta unit terkait untuk melakukan pemeriksaan rangkaian dan memastikan keselamatan perjalanan.

KA Plb 2B Anggrek sempat berhenti untuk menjalani pemeriksaan. Setelah rangkaian dinyatakan aman, kereta kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Surabaya Pasarturi.

KAI juga berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses evakuasi korban. Berdasarkan keterangan perusahaan, evakuasi selesai sekitar pukul 15.55 WIB dan korban kemudian dibawa ke RSUD Bojonegoro.

Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA Anggrek mengalami keterlambatan sekitar tujuh menit.

Mahendro menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Dia mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur kereta api karena dapat membahayakan keselamatan diri dan mengganggu perjalanan kereta.

Dia menegaskan jalur kereta api merupakan area terbatas yang diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta. Karena itu, masyarakat di sekitar rel diminta mematuhi ketentuan keselamatan dan tidak memasuki area tersebut.

KAI memastikan keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas dan penanganan gangguan akan dilakukan secara cepat serta terkoordinasi.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut