Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Soroti Tuntutan Digital di HKG 2026, Bupati Landak: Esensi PKK Itu Pemberdayaan Perempuan
Advertisement . Scroll to see content

Buka Turnamen Deras Cup 3, Bupati Landak Soroti Perbaikan Infrastruktur hingga Sportivitas Pemain

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:23:00 WIB
Buka Turnamen Deras Cup 3, Bupati Landak Soroti Perbaikan Infrastruktur hingga Sportivitas Pemain
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, resmi membuka turnamen sepak bola Deras Cup 3 di Lapangan Sepak Bola Dusun Toho Raba. (Foto: dok Pemkab Landak)
Advertisement . Scroll to see content

LANDAK, iNews.id - Bupati Landak sekaligus Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa, secara resmi membuka turnamen sepak bola Deras Cup 3 di Lapangan Sepak Bola Dusun Toho Raba, Desa Rasan, Kabupaten Landak, Sabtu (25/7/2026).

Turnamen ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi wadah silaturahmi masyarakat desa setempat.

Selain itu, Karolin menyoroti tantangan perekonomian global yang saat ini berdampak langsung pada kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pemerintah daerah.

"Situasi dunia hari ini tidak baik-baik saja. Banyak perang yang berkepanjangan dan belum selesai. Pada akhirnya mempengaruhi banyak hal, termasuk aspek kehidupan kita di sini. Oleh karena itu, situasi ini tentu akan mempengaruhi situasi pemerintahan, maka pemerintah diminta untuk berhemat," ujarnya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Karolin membawa kabar baik bagi warga Desa Rasan terkait perbaikan infrastruktur jalan dan tanjakan yang selama ini kerap menjadi titik rawan kecelakaan.

"Namun demikian, Rasan dan sekitarnya masih bersyukur bahwa melalui usaha kita bersama, hari ini dari APBN bisa membantu kita sehingga tanjakan Bapak dan Ibu yang selalu menjadi persoalan, selalu menjadi sumber masalah, kecelakaan, dan sebagainya akan diupayakan untuk bisa kita selesaikan," tuturnya.

Lebih lanjut, Karolin juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh masyarakat Desa Rasan yang tetap bersemangat menyelenggarakan hiburan berkelas meski dengan dana swadaya yang terbatas.

"Untuk masyarakat, kegiatan 17 Agustus dimeriahkan dengan kegiatan bola itu mewah. Tidak semua kampung mampu loh, biayanya mahal. Jadi kalau 17-an ada bola di kampung kita, bangga. Ini rekreasi bagi masyarakat dan penyaluran bakat anak muda," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut