Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Evaluasi PSBB, Jokowi: Dilihat Mana yang Kebablasan atau Kendor

Senin, 04 Mei 2020 - 11:06:00 WIB
Evaluasi PSBB, Jokowi: Dilihat Mana yang Kebablasan atau Kendor
Presiden Jokowi (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah wilayah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah yang menerapkan PSBB mengevaluasi.

"Saya ingin memastikan penerapan PSBB di empat provinsi dan 22 kabupaten kota harus ketat dan efektif, harus dilihat mana yang penerapan kebablasan dan mana yang kendor," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas bersama menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Jakarta, Senin (4/5/2020).

Menurut Jokowi, penerapan PSBB harus ketat agar efektif memutus penyebaran corona. Sementara evaluasi diperlukan agar tak ada daerah yang menerapkan PSBB secara berlebihan atau justru kendor.

Dia berharap setelah dievaluasi ada perbaikan penerapan PSBB sehingga menjadi lebih efektif. Jokowi pun mengingatkan kepala daerah agar penerapan PSBB memiliki target terukur.

Seperti target sampel yang diuji dan pengujian tes swab untuk melakukan penelusuran kasus positif. Hal itu untuk memastikan pelacakan telah dilakukan secara agresif.

Jokowi juga meminta pemda mengawasi ketat penerapan isolasi bagi pasien terkait corona di daerahnya masing-masing. Lalu proteksi yang dilakukan pemda terhadap kelompok berisiko seperti lansia dan memiliki penyakit penyerta.

"Jangan sampai ada pasien positif masih bisa lari dari rumah sakit atau pasien dalam pengawasan (PDP) masih bisa beraktivitas ke sana kemari," ujarnya

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut