Jokowi Minta 20.000 Uji Spesimen Per Hari, Begini Cara Balitbangkes Capai Target
JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan uji spesimen Covid-19 bisa mencapai 20.000 sampel per hari. Badan Pengembangan dan Penelitian Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan mengaku bisa mencapai target tersebut, namun dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi.
Kepala Balitbangkes Kemenkes, Abdul Kadir mengatakan, kemampuan 139 laboratorium pemeriksaan Covid-19 yang ada di seluruh Indonesia mencapai 19.100 spesimen per hari.
Menurutnya, jumlah tersebut belum mampu menembus target yang sudah diberikan Presiden Jokowi. Kadir menyebut ada beberapa strategi untuk bisa mencapai target tersebut, salah satunya adalah penguatan di laboratoriumnya sendiri.
"Jadi mungkin kalo sekarang ini 139 laboratorium, pada saat kita hitung kapasitas maksimal kita perhari itu ternyata kita sudah mampu memeriksa 30.900 spesimen perhari. Tetapi kan realisasinya masih sekitar 19 ribu. Artinya apa? Masih ada 10 ribu potensi kemampuan kita memeriksa yang belum optimal," kata Kadir dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (16/6/2020).
Oleh karena itu, kata dia, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kapasitas mencapai 20.000 adalah melakukan optimalisasi laboratorium yang sudah ada dengan memperpanjang jam kerja. Kadir menceritakan, saat ini banyak laboratorium yang jam kerjanya itu terbatas.