Update Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito, 1 Kru Belum Ditemukan 2 Selamat
JAKARTA, iNews.id – Tim SAR mengerahkan 18 personel untuk mencari kru Helikopter Super PumaBNPB yang jatuh di Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026). Identitas kru tersebut yakni, Yayan Supyansuri. Sedangkan dua kru lainnya dievakuasi dalam kondisi selamat.
“SAR mengerahkan 18 personel. Mereka sudah ke lokasi dengan kendaraan rescue dan perahu Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan jarak sekitar 141 kilometer dari Kantor SAR Banjarmasin,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam jumpa pers melalui Zoom, Minggu (8/11/2026).
Dia mengatakan, Yayan merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang bertugas sebagai Helikopter Landing Officer (HLO). “Sementara itu, satu orang awak lainnya Yayan Supyansuri (WNI) masih dalam proses pencarian,” kata Berton.
Berton menegaskan, seluruh pihak terkait telah dilibatkan untuk melakukan pencarian terhadap satu kru yang belum ditemukan tersebut. “Kamu memberikan perhatian khusus untuk melakukan pencarian terhadap awak kru,” ujarnya.
Sebelumnya, BNPB melaporkan helikopter jenis WB Super Puma dengan nomor registrasi VH-HGM jatuh di perairan Sungai Barito, tepatnya di Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (8/11/2026) pukul 11.58 WITA.
“Pada Minggu 8 November 2026, telah terjadi kecelakaan heli WB super puma VH-HGM jatuh ke Sungai Barito di Desa Tabatan kec. Kuripan, Kabupaten Barito Kuala,” katanya.