Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas 3 Kru Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito, Ada WNA Australia dan Selandia Baru
Advertisement . Scroll to see content

Update Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito, 1 Kru Belum Ditemukan 2 Selamat

Minggu, 08 November 2026 - 16:53:00 WIB
Update Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito, 1 Kru Belum Ditemukan 2 Selamat
Helikopter WB Super Puma VH-HGM sewaan BNPB jatuh di Sungai Barito, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – ​Tim SAR mengerahkan 18 personel untuk mencari kru Helikopter Super PumaBNPB yang jatuh di Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026). Identitas kru tersebut yakni, Yayan Supyansuri. Sedangkan dua kru lainnya dievakuasi dalam kondisi selamat.

“SAR mengerahkan 18 personel. Mereka sudah ke lokasi dengan kendaraan rescue dan perahu Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan jarak sekitar 141 kilometer dari Kantor SAR Banjarmasin,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam jumpa pers melalui Zoom, Minggu (8/11/2026). 

Dia mengatakan, Yayan merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang bertugas sebagai Helikopter Landing Officer (HLO). “Sementara itu, satu orang awak lainnya Yayan Supyansuri (WNI) masih dalam proses pencarian,” kata Berton.

Berton menegaskan, seluruh pihak terkait telah dilibatkan untuk melakukan pencarian terhadap satu kru yang belum ditemukan tersebut. “Kamu memberikan perhatian khusus untuk melakukan pencarian terhadap awak kru,” ujarnya.

Sebelumnya, BNPB melaporkan helikopter jenis WB Super Puma dengan nomor registrasi VH-HGM jatuh di perairan Sungai Barito, tepatnya di Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (8/11/2026) pukul 11.58 WITA.

“Pada Minggu 8 November 2026, telah terjadi kecelakaan heli WB super puma VH-HGM jatuh ke Sungai Barito di Desa Tabatan kec. Kuripan, Kabupaten Barito Kuala,” katanya.

Berton menyampaikan, badan helikopter tersebut telah dievakuasi dari lokasi kejadian ke pinggir sungai. “Unit helikopter sudah dievakuasi ke pinggir sungai,” ucapnya.

Berdasarkan video yang beredar, helikopter tersebut dinarasikan jatuh saat melakukan pengambilan air untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam rekaman itu, helikopter terlihat menukik ke arah permukaan Sungai Barito. Namun, penyebab pasti kecelakaan tersebut belum disampaikan secara resmi oleh pihak berwenang.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut