Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Helikopter TNI AD di Seruyan Kalteng: 1 Tewas, 5 Selamat, 2 Masih Dalam Proses Evakuasi
Advertisement . Scroll to see content

Jenazah Korban Terakhir Helikopter MI-17 TNI AD Berhasil Dievakuasi dari Laut Seruyan

Jumat, 06 November 2026 - 16:27:00 WIB
Jenazah Korban Terakhir Helikopter MI-17 TNI AD Berhasil Dievakuasi dari Laut Seruyan
Tim penyelam Basarnas mengevakuasi jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo dari bangkai helikopter MI-17 TNI AD di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

SERUYAN, iNews.id - Tim penyelam Basarnas berhasil mengevakuasi jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo, korban terakhir kecelakaanhelikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat (AD) di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Jenazah Heri sebelumnya masih terjebak di dalam bangkai helikopter yang tenggelam dan tertimbun lumpur di dasar laut.

Proses evakuasi dilakukan setelah tim penyelam berhasil membalikkan badan helikopter yang sebelumnya tertimbun lumpur di dasar laut. Posisi bangkai helikopter tersebut sempat menyulitkan petugas untuk menjangkau korban yang masih terjebak di dalam kabin.

Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin yang memimpin langsung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Setiawan dan Gubernur Agustiar Sabran mengatakan, proses membalikkan badan helikopter bukan pekerjaan mudah.

"Alhamdulillah semuanya sudah ditemukan, dari delapan kru yang ditemukan, 5 selamat  yang tiga meninggal dunia, dua kemarin sudah kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan dan tadi pagi yang terakhir Sertu Anumerta Heri akan dibawa ke Trenggalek," ujar Mayjen TNI Zainul Arifin.

Operasi SAR dimulai pukul 06.00 WIB. Setelah berjibaku selama sekitar dua setengah jam, tim akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah korban pada pukul 08.30 WIB.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut