Palangka Raya Dikepung Kabut Asap! Kebakaran Lahan Gambut Meluas 20 Hektare
PALANGKA RAYA, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), terus meluas seiring cuaca ekstrem dan musim kemarau.
Maraknya titik api yang membakar lahan gambut kini memicu munculnya kabut asap yang mengancam kesehatan masyarakat.
Salah satu titik Karhutla terparah melanda kawasan Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sabangau. Api diketahui telah membakar area hutan dan lahan gambut selama beberapa hari terakhir dan belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, luas lahan yang terbakar di kawasan Sabangau diperkirakan telah mencapai 20 hektare.
Upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif oleh Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng bersama BPBD Kota Palangkaraya dan personil gabungan lainnya.
Kendati demikian, proses pemadaman di lapangan menemui kendala berat. Selain cuaca panas terik dan hembusan angin kencang yang mempercepat penyebaran api, struktur tanah gambut yang dalam membuat titik api tersembunyi mudah muncul kembali ke permukaan.
Tak hanya itu, petugas juga mengalami krisis sumber air di lokasi kejadian lantaran mayoritas saluran air dan parit mengering akibat kemarau.
Guna mendukung kelancaran operasi pemadaman basah, tim gabungan mendatangkan pasokan air secara berulang menggunakan mobil tangki air agar proses penyiraman tidak terputus.
"Kondisi lahan gambut yang dalam membuat api sangat mudah muncul kembali meski permukaan sudah disiram. Kendala utama kami di lapangan adalah minimnya sumber air karena saluran-saluran air sekitar sudah mengering, sehingga kami harus mengandalkan suplai dari mobil tangki," ujar personel Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Rudy, Selasa (28/7/2026).