Tragis! Bocah Tewas Tenggelam saat Bermain dengan Teman di Sungai Kahayan Palangka Raya
PALANGKA RAYA, iNews.id - Bocah 12 tahun bernama Muhammad Kaspi Rosyadi ditemukan meninggal setelah terseret arus dan tenggelam saat bermain bersama tiga rekannya di Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Korban ditemukan setelah pencarian berlangsung selama dua hari, Senin (10/8/2026) siang
Jenazah korban ditemukan sekitar 20 meter dari titik awal tenggelam. Petugas yang menggunakan perahu karet langsung melakukan evakuasi dan memasukkan jenazah ke dalam kantong jenazah.
Muhammad Kaspi Rosyadi merupakan warga Jalan Cempedak, Kampung Baru, Palangka Raya. Dia sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Minggu (9/8/2026) siang.
Saat kejadian, korban datang bersama tiga temannya untuk bermain di sekitar Sungai Kahayan. Kondisi debit air sungai saat itu tengah mengalami penurunan akibat musim kemarau.
Saat bermain dan bercanda bersama teman-temannya, korban tiba-tiba terseret arus menuju bagian sungai yang lebih dalam. Korban diketahui tidak bisa berenang.
Salah seorang teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun upaya itu tidak berhasil karena khawatir ikut terseret dan tenggelam.
Teman-teman korban kemudian meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi. Warga bersama petugas langsung melakukan pencarian.
Lurah Pahandut Ahmad Reza mengatakan korban diduga terseret arus saat bermain bersama tiga rekannya.
"Empat anak bermain di sungai dan mungkin bercanda. Korban ini diduga tidak bisa berenang lalu terseret arus," ujarnya.
Pencarian dilakukan sejak korban pertama kali dilaporkan tenggelam. Tim gabungan menyisir kawasan Sungai Kahayan hingga akhirnya korban ditemukan pada hari kedua.
Setelah dievakuasi, jenazah Muhammad Kaspi Rosyadi dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani visum.
Jenazah selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga setelah proses visum selesai untuk dimakamkan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Operasi SAR telah kami laksanakan secara maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat. Korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujarnya.
Dia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di perairan, terutama sungai yang memiliki arus cukup deras.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di sungai.” ujarnya.
Editor: Donald Karouw