Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dampak Buruk Asap Karhutla Kalimantan: 21 Orangutan Terserang ISPA hingga Mati Mengenaskan
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Kukar Dekati Sekolah Hutan, 11 Orangutan Dievakuasi

Selasa, 15 September 2026 - 14:38:00 WIB
Karhutla di Kukar Dekati Sekolah Hutan, 11 Orangutan Dievakuasi
Tim BKSDA mengevakuasi orangutan dewasa yang ditemukan pingsan akibat terpapar asap pekat karhutla di Ketapang, Kalbar. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

KUTAI KARTANEGARA, iNews.id – Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, kian mengancam kelestarian satwa langka. Kobaran api kini semakin mendekati Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Sekolah Hutan.

Melihat kobaran api yang kian mendekat ke area habitat, sebanyak 11 ekor orangutan terpaksa dievakuasi darurat ke lokasi yang lebih aman demi menghindari ancaman asap pekat dan kebakaran.

Lahan yang terbakar di kawasan Samboja dikelola oleh Yayasan Jejak Pulang. Pemantauan di lapangan menunjukkan jarak titik api kini hanya berkisar 500 meter dari pusat habitat dan lokasi Sekolah Hutan.

Guna mencegah jatuhnya korban satwa dilindungi, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bersama pengelola bergerak cepat melakukan evakuasi.

"Sebanyak 11 orangutan telah kami evakuasi ke kandang perawatan sementara di KM 38 kawasan Samboja. Langkah ini sebagai antisipasi darurat mengingat pergerakan api semakin meluas mendekati habitat utama," ujar Kepala BKSDA Kalimantan Timur, M. Ari Wibawanto, Selasa (15/9/2026).

Sebelum ancaman Karhutla meluas, belasan orangutan tersebut sebenarnya sudah berhasil dilepasliarkan dan hidup mandiri di alam bebas.

Humas Yayasan Jejak Pulang, Maria Melani Pedro, menjelaskan bahwa secara umum kondisi fisik ke-11 orangutan pasca-evakuasi dinyatakan dalam keadaan sehat oleh tim medis satwa. Namun, keterbatasan ruang di kandang perawatan memicu sedikit perubahan perilaku.

Pihak BKSDA Kaltim bersama Yayasan Jejak Pulang terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan Karhutla dan kondisi psikologis orangutan di lokasi perawatan hingga area hutan dinyatakan aman dari kobaran api.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut