Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hanguskan 12 Rumah di Samarinda, 45 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:30:00 WIB
Kebakaran Hanguskan 12 Rumah di Samarinda, 45 Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Kebakaran menghanguskan 12 rumah dan satu bangsal di Jalan Soekarno Hatta KM 1, Loa Janan Ilir, Samarinda, Sabtu (27/6/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SAMARINDA, iNews.idKebakaran hebat terjadi di wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), yang menghanguskan belasan bangunan di Jalan Soekarno Hatta KM 1, Loa Janan Ilir, Sabtu (27/6/2026). Sedikitnya 12 rumah dan satu bangsal rata dengan tanah dalam peristiwa tersebut.

Api diduga pertama kali muncul dari bagian kamar salah satu rumah. Karena mayoritas bangunan berbahan kayu, api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda bersama Disdamkarmat Kutai Kartanegara segera mengerahkan armada setelah laporan masuk sekitar pukul 14.50 WITA. Petugas dikerahkan dari Posko 9 dan Posko 5 untuk memadamkan api.

Proses pemadaman juga melibatkan relawan serta sejumlah armada tambahan. Total belasan unit mobil pemadam dan pompa air dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang cepat membesar di kawasan padat permukiman.

Kepala Disdamkarmat Kota Samarinda, Hendra AH, menyebutkan proses pemadaman sempat terkendala akses jalan yang sempit di lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat armada sulit menjangkau titik api secara optimal.

Selain itu, struktur bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api sulit dikendalikan dalam waktu singkat. Petugas dan relawan sempat kewalahan saat berupaya memadamkan kobaran api.

"Total bangunan yang terbanyak sebanyak 11 rumah tunggal dan satu buah bangsalan serta enam rumah mengalami kerusakan akibat terdampak kebakaran," ujar Hendra AH, Sabtu (27/6/2026).

Proses pendinginan dilakukan setelah api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam 45 menit sejak laporan diterima.

Kebakaran tersebut menyebabkan 15 kepala keluarga atau sekitar 45 jiwa kehilangan tempat tinggal. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Namun dugaan sementara korsleting listrik," ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut