Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Alumni UGM Siapkan Kasasi usai Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PT Jateng
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Minta TKD Tak Terbuai Hasil Survei dan Tangkis Isu Negatif

Sabtu, 24 November 2018 - 16:58:00 WIB
Jokowi Minta TKD Tak Terbuai Hasil Survei dan Tangkis Isu Negatif
Capres Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan kepada caleg dan TKD Lampung di Bandar Lampung, Sabtu (24/11/2018). (Foto: iNews/Ruslan AS)
Advertisement . Scroll to see content

BANDAR LAMPUNG, iNews.id – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) untuk tidak mudah terbuai dengan hasil survei yang mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma’ruf saat ini. Selain itu, perencanaan perlu diperkuat untuk bisa menangkis isu-isu negatif yang berkembang di masyarakat.

Jokowi memaparkan, tim pemenangan harus menjadikan Pemilu di Amerika Serikat 206 sebagai pelajaran. Hasil Pemilu yang memenangkan Donal Trump membuat kaget sejumlah pihak. Sebab, hampir seluruh lembaga survei mengunggulkan Hillary Clinton sebagai pemenang.

“Semua orang kaget ternyata yang menang Donald Trump. Apa yang kita perlu perhatikan, perlu garis bawahi dari peristiwa-peristiwa ini, lanskap politik global berubah, lanskap politik nasional akan berubah, lanskap politik daerah juga akan berubah. Hati-hati, perubahannya ke arah mana. Ini yang harus kita cermati.,” kata Jokowi saat memberikan arahan kepada caleg maupun tim pemenangan di Gedung Graha Wangsa Bandarlampung, Sabtu (24/11/2018).

Jokowi meminta tim pemenangan dan caleg berhati-hati dan mencermati perubahan tersebut. Selain itu, tim pemenangan, caleg, dan partai harus melakukan kerja-kerja politik yang nyata. Rakyat membutuhkan program-program konkret.

“Sekarang tidak bisa yang namanya kerja politik itu hanya pasang spanduk. Enggak bisa. Hanya pasang baliho tidak bisa. Hanya sering di televisi, nggak bisa. Rakyat sekarang pertama, membutuhkan hal-hal yang konkret,” kata Jokowi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut