Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Rumah dan Ruko di Pulogadung Tewaskan 3 Orang, Diduga akibat Korsleting
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Rumah di Lampung Selatan, Pasutri Ditemukan Tewas Berpelukan

Senin, 13 Juli 2026 - 13:35:00 WIB
Kebakaran Rumah di Lampung Selatan, Pasutri Ditemukan Tewas Berpelukan
Ilustrasi pasutri lansia tewas berpelukan saat rumah mereka terbakar di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Pasangan suami istri (Pasutri) lanjut usia (lansia) ditemukan tewas berpelukan saat kebakaran menghanguskan rumah mereka di Dusun I Sumber Sari, Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (12/7/2026) malam. Kedua korban tewas diketahui bernama Wajran (86) dan istrinya, Apong (74).

Pasutri ini diduga tidak sempat menyelamatkan diri ketika api dengan cepat membakar seluruh bagian rumah. Lokasi rumah yang cukup jauh dari permukiman membuat kebakaran terlambat diketahui warga. Ketika masyarakat tiba untuk memberikan pertolongan, sekitar separuh bangunan telah dilalap api.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 23.38 WIB.

Tim pemadam dari Posko Sidomulyo kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit mobil pemadam. Proses penanganan juga dibantu satu armada dari Posko Kalianda.

"Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 00.10 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan serta proses pendinginan selesai sekitar pukul 02.00 WIB," ujar Rully dikutip dari iNews Lamsel, Senin (13/7/2026).

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas menyisir dalam rumah. Kedua korban ditemukan telah meninggal dunia dalam posisi berpelukan.

"Korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumah dalam posisi berpelukan. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah anak korban yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian," kata Rully.

Jenazah Wajran dan Apong kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Keterbatasan mobilitas kedua korban yang telah lanjut usia diduga membuat mereka kesulitan keluar saat api mulai membesar.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun di lokasi, kebakaran rumah ini diduga bermula dari obat nyamuk bakar yang menyulut benda di sekitarnya. Api kemudian menjalar dan menghanguskan bangunan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Tidak ada bangunan lain yang dilaporkan ikut terbakar karena rumah korban berada cukup jauh dari permukiman warga. Namun, seluruh bagian rumah beserta barang-barang di dalamnya hangus. Kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut