Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Tulang Bawang gegara Kabut Asap, 2 Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Tulang Bawang Tewaskan 2 Orang

Selasa, 06 Oktober 2026 - 22:30:00 WIB
Kronologi Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Tulang Bawang Tewaskan 2 Orang
Petugas gabungan berupaya mengevakuasi korban kecelakaan beruntun melibatkan sembilan kendaraan di Jalintim, Tulang Bawang, Selasa (6/10/2026). (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

TULANG BAWANG, iNews.id – Dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka akibat kecelakaan beruntun melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Lintas Pantai Timur (Jalintim), kawasan Bawang Latak, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10/2026). 

Tabrakan maut ini dipicu kabut asap dari kebakaran lahan dan semak belukar di sisi jalan yang membatasi jarak pandang para pengemudi. 

Kasat Lantas Polres Tulang Bawang, Iptu Farhan Maulana Affianto mengatakan, kecelakaan bermula saat truk boks mencoba mendahului kendaraan di depannya. Karena jarak pandang terhalang asap tebal, truk menyenggol kendaraan dari arah berlawanan. 

“Kendaraan lain di belakangan tidak sempat mengerem hingga saling bertabrakan," ujar Farhan Maulana Affianto, Selasa (6/10/2026). 

Kecelakaan karambol ini melibatkan berbagai jenis armada, mulai dari truk boks, truk engkel, tronton, mobil pikap, hingga kendaraan SUV. Kerasnya benturan membuat bagian depan sejumlah kendaraan ringsek parah hingga menyebabkan beberapa pengemudi terjepit di dalam kabin.

Petugas gabungan membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mengevakuasi para korban yang terjepit material kendaraan. Seluruh korban tewas maupun luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut