Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh dan Dibakar Ipar, Motif Ingin Kuasai Motor Korban
Advertisement . Scroll to see content

Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah, Diduga Dibunuh

Senin, 05 Oktober 2026 - 14:38:00 WIB
Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah, Diduga Dibunuh
Petugas mengevakuasi jenazah satu keluarga di Tulang Bawang yang tewas dibunuh kerabatnya. (Foto: iNews TV/AHMAD LUTHFI ROSYADI)
Advertisement . Scroll to see content

TULANG BAWANG, iNews.id – Warga Desa Purwajaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, digegerkan dengan penemuan satu keluarga tewas bersimbah darah dalam rumah, Senin (5/10/2026) pagi. Ketiga korban diduga dibunuh kerabat dekat menggunakan benda tumpul dan tajam.

Korban terdiri atas Rachmat (69) dan istrinya Hasanah (56), serta anak perempuan mereka, Sela (14). Ketiganya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dua kamar berbeda.

Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka pada tubuh para korban. Petugas yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi, memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Desa Purwajaya Juanda mengatakan, korban pertama kali ditemukan setelah kerabat mereka curiga karena ketiganya tidak kunjung keluar dari rumah.

"Yang pertama kali tahu keponakannya karena curiga korban tidak keluar rumah. Saat dicek, ketiganya sudah terkapar," ujarnya, Senin (5/10/2026).

Juanda menambahkan, tiga korban tersebut merupakan satu keluarga.

"Korban ada tiga orang, satu keluarga," katanya.

Sementara itu, polisi kini masih mengejar terduga pelaku yang identitasnya telah diketahui. Pelaku diduga merupakan adik kandung salah satu korban.

Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan mengenai penemuan tiga orang meninggal dunia di dalam rumah.

"Kami terima informasi dan mendatangi TKP ditemukan tiga korban yakni suami istri serta anaknya," ujarnya.

Menurut polisi, terduga pelaku sebelumnya pernah melakukan tindakan serupa dan sempat dibawa ke rumah sakit jiwa. Polisi masih melakukan pengejaran untuk mengamankan yang bersangkutan.

"Untuk pelaku ternyata adik kandung yang memang pernah berbuat serupa lalu dibawa ke rumah sakit jiwa," katanya.

Polisi menduga ketiga korban mengalami luka akibat penganiayaan menggunakan linggis. Meski terdapat informasi mengenai kondisi kejiwaan terduga pelaku, polisi tetap melakukan pengejaran dan penanganan sesuai proses hukum.

"Luka-luka benda tajam akibat dianiaya menggunakan linggis. Pelaku lagi kami kejar, walaupun ada indikasi ODGJ harus kami dapatkan," katanya.

Ketiga jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan penyebab kematian dan membantu proses penyidikan.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku sekaligus mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap secara lengkap kasus tewasnya satu keluarga tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut