Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemulung di Tambun Selatan Bekasi Temukan Granat Aktif, Jibom Polda Metro Evakuasi
Advertisement . Scroll to see content

2 Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II Dimusnahkan di Blok Masela Tanimbar

Senin, 21 September 2026 - 17:18:00 WIB
2 Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II Dimusnahkan di Blok Masela Tanimbar
Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku saat persiapan pemusnahan dua bom aktif peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan di kawasan Blok Masela, Maluku. (Foto: Polda Maluku).
Advertisement . Scroll to see content

TANIMBAR, iNews.id - Dua bom militer aktif peninggalan Perang Dunia II ditemukan di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Kedua bom tersebut kemudian dimusnahkan personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku setelah ditemukan dalam penyisiran area proyek.

Kedua benda tersebut termasuk unexploded ordnance (UXO), yakni amunisi sisa perang yang belum meledak. Temuan dilakukan Tim Survei UXO Detasemen Gegana bersama pihak proyek menggunakan mine detector di area PT INPEX, Kelurahan Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan.

Bom pertama ditemukan pada 7 September 2026 di sekitar patok 71 hingga 75. Setelah diperiksa, benda tersebut diketahui berupa proyektil meriam Tipe 91 berdiameter 105 milimeter, panjang 427 milimeter, dan berat sekitar 15,90 kilogram.

Sementara itu, bom kedua ditemukan pada 16 September 2026 di sekitar patok 55 hingga 56. Proyektil tersebut juga merupakan meriam Tipe 91 jenis long painted dengan diameter 105 milimeter, panjang 501,70 milimeter, dan berat sekitar 15,70 kilogram.

Karena masih dalam kondisi aktif, kedua bom langsung diamankan dengan membuat perimeter dan memasang garis polisi. Lokasi kemudian dijaga hingga tim Jibom Detasemen Gegana melakukan pendisposalan.

Sebanyak 10 personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku diterjunkan untuk menangani kedua UXO tersebut. Proses pendisposalan dilakukan pada Sabtu (19/9/2026) dan berlangsung aman tanpa korban maupun gangguan terhadap lingkungan sekitar.

Karoops Polda Maluku Kombes Pol Monang Marudu Zonir Simanjuntak mengatakan penanganan kedua UXO tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan kawasan pembangunan strategis nasional.

“Polri memastikan setiap potensi ancaman terhadap keselamatan dapat dideteksi dan ditangani secara cepat, tepat dan profesional. Termasuk temuan UXO di kawasan Blok Masela ini, yang harus ditangani secara khusus agar tidak membahayakan pekerja, masyarakat maupun aktivitas pembangunan,” ujar Kombes Monang dikutip dari laman Polri, Senin (21/9/2026).

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol Tedy Purnanto menjelaskan, kedua UXO ditemukan melalui survei menggunakan peralatan deteksi khusus. Setelah terdeteksi, petugas langsung mengamankan lokasi dan memastikan area tetap steril hingga tim Jibom melakukan penanganan.

“Kedua UXO ditemukan melalui survei secara sistematis menggunakan mine detector. Setelah terdeteksi, tim langsung melakukan pengamanan perimeter dan memastikan lokasi tetap steril sampai personel Jibom melaksanakan pendisposalan,” ucap Kombes Tedy.

Survei UXO dilakukan untuk mendeteksi, memetakan, dan memitigasi kemungkinan adanya bom atau amunisi sisa Perang Dunia II di area darat kawasan Blok Masela. Kegiatan tersebut dilakukan di area rencana pembangunan pagar perimeter fasilitas OLNG INPEX Masela.

Setelah proses pendisposalan selesai, kedua UXO aktif tersebut dinyatakan berhasil ditangani. Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda yang diduga sebagai bom atau amunisi peninggalan perang dan segera melaporkannya kepada aparat.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut