Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tim DVI Polda Sulsel Identifikasi 2 Jenazah Korban Tenggelam KM Nurul Salsa
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Kapal Kargo Tabrak Rumpon Nelayan hingga Hancur di Perairan Patani Malut

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:52:00 WIB
Detik-Detik Kapal Kargo Tabrak Rumpon Nelayan hingga Hancur di Perairan Patani Malut
Tangkapan layar kapal kargo LS Cass tabrak rumpon nelayan di Perairan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, hingga bangunan penangkap ikan tersebut rusak. (Foto: iNews TV/Ismail Sangaji)
Advertisement . Scroll to see content

HALMAHERA TENGAH, iNews.id - Sebuah kapal kargo LS Cass menabrak rumponnelayan di Perairan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara (Malut), Kamis (23/7/2026). Rumpon tersebut rusak parah, sedangkan nelayan yang berada di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan diri.

Kapal bermuatan curah itu diketahui sedang berlayar dari Filipina menuju kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Teluk Weda. Dalam perjalanan, kapal menghantam rumpon yang digunakan nelayan untuk mencari ikan.

Saat kejadian, pemilik rumpon bersama sejumlah nelayan sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Mereka melihat kapal mendekat dan segera naik ke perahu untuk menjauh dari jalur pelayaran.

Benturan menyebabkan bangunan rumpon rusak dan sejumlah bagiannya berserakan di permukaan laut. Beruntung, tidak ada nelayan yang terluka dalam insiden tersebut.

Petugas Kesyahbandaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Weda, Gery Setiawan, membenarkan kejadian itu.

“Terjadi insiden tabrakan rumpon milik nelayan oleh kapal LS Cass. Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemilik rumpon dan perwakilan kapal untuk menyelesaikan kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Menurut Gery, kedua pihak telah dipertemukan untuk membicarakan bentuk tanggung jawab atas kerusakan rumpon milik nelayan.

“Kemudian diadakan pertemuan pemilik rumbon dan perwakilan kapal untuk membicarakan ganti rugi kerusakan rumpon tersebut,” katanya.

Belum diketahui nilai kerugian yang dialami pemilik rumpon. Proses pembahasan ganti rugi masih dilakukan antara nelayan dan pihak kapal dengan pendampingan petugas terkait.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut