TERNATE, iNews.id – Gempa bumi 7 Skala Richter (SR) berpotensi tsunami yang mengguncang Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Minggu (7/7/2019) malam, membuat warga mengungsi pada Senin dini hari (8/7/2019). Namun, warga mulai kembali ke rumah masing-masing, Senin pagi.
Salah seorang warga Ternate, Lutfi mengatakan, warga mendapat informasi gempa yang terasa kuat pada Minggu malam itu berpotensi menimbulkan tsunami. Warga yang khawatir memilih mengungsi ke tempat yang aman.
Cabut Peringatan Tsunami Gempa Ternate, BMKG Pantau Gunung Api Bawah Laut
“Saya dan seluruh anggota keluarga segera bergegas mengungsi ke daerah ketinggian di Kelurahan Tabahawa,” kata Lutfi, di Ternate.
Lutfi yang rumahnya berada di Soa-Sio, salah satu kelurahan di Pantai Ternate bersama warga pesisir lainnya sebenarnya sudah mengetahui peringatan tsunami dari BMKG dicabut sejam setelah gempa. Namun, mereka memutuskan kembali ke rumah pada Senin pagi agar tidak diliputi kekhawatiran pascabencana itu.
Gempa Bumi 7,1 SR Guncang Ternate Maluku Utara, Begini Penjelasan BMKG
Warga Ternate lainnya, Rusmin, mengaku setelah gempa, dia menyuruh anggota keluarganya untuk mengungsi ke daerah yang tinggi. Sementara dirinya tetap bertahan di rumah untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pencurian.