Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Paus 15 Meter Terdampar di Pantai Jembrana Hebohkan Warga
Advertisement . Scroll to see content

Paus Sperma 10 Meter Mati Terdampar di Pantai Afe Taduma, Evakuasi Kerahkan Alat Berat

Selasa, 08 September 2026 - 17:21:00 WIB
Paus Sperma 10 Meter Mati Terdampar di Pantai Afe Taduma, Evakuasi Kerahkan Alat Berat
Bangkai paus sperma sepanjang 10 meter ditemukan terdampar di Pantai Afe Taduma, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026). (Foto: Tangkapan layar video warga).
Advertisement . Scroll to see content

TERNATE, iNews.id - Bangkai paus sperma sepanjang 10 meter ditemukan terdampar di Pantai Afe Taduma, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026). Penemuan mamalia laut tersebut sontak menarik perhatian warga yang datang untuk melihat dari dekat.

Bangkai paus pertama kali ditemukan warga dalam kondisi terdampar di pesisir pantai. Mamalia laut berukuran besar itu diperkirakan telah mati selama beberapa hari di tengah laut sebelum terbawa arus hingga akhirnya terseret ke bibir pantai.

Kondisi bangkai paus telah mengalami pembusukan cukup parah. Bau menyengat dari bangkai tersebut tercium di sekitar kawasan pantai.

Meski demikian, rasa penasaran membuat sejumlah warga tetap mendatangi lokasi. Anak-anak hingga orang dewasa terlihat menyaksikan bangkai paus dari jarak dekat dan mengabadikan keberadaannya menggunakan handphone (HP).

Keberadaan bangkai paus yang semakin membusuk dikhawatirkan menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar pantai. Petugas kemudian melakukan langkah penanganan untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate bersama warga mengerahkan alat berat berupa ekskavator ke lokasi. Alat tersebut digunakan untuk menarik bangkai paus dari air menuju daratan.

Setelah berhasil dievakuasi, bangkai paus akan dikuburkan di lokasi yang dinilai aman dan jauh dari permukiman warga. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi pencemaran lingkungan sekaligus mengurangi gangguan akibat bau pembusukan.

"Kalau di sekitar perairan Ternate memang jenis ikan ini banyak dilihat warga saat memancing," ujar Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly di lokasi.

Dia mengatakan, penanganan bangkai paus dilakukan bersama sejumlah pihak agar tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut