Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kondisi Terkini Desa Adat Sade di Lombok usai Terbakar Hebat, Ini Fotonya!
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Rumah di Desa Adat Sade Lombok Tengah Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:23:00 WIB
Ratusan Rumah di Desa Adat Sade Lombok Tengah Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah
Momen saat Desa Adat Sade kebakaran, Sabtu (22/8/2026). (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK TENGAH, iNews.idKebakaran hebat melanda kawasan destinasi wisata ikonik Desa Adat Sade di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap ratusan rumah adat khas Suku Sasak di kawasan tersebut.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah kebakaran tersebut. Kendati demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat bernilainya cagar budaya dan barang-barang milik warga yang tidak sempat diselamatkan.

Peristiwa yang mengejutkan warga dan wisatawan itu terjadi pada Sabtu (22/8/2016) malam hari sekitar pukul 22.00 WITA.

Berdasarkan keterangan warga setempat, titik api pertama kali terlihat muncul dari area tengah pemukiman padat rumah adat. Struktur bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu, bambu, serta atap ilalang kering membuat kobaran api merambat begitu cepat ke bangunan di sekitarnya.

"Api mulai terlihat dari tengah-tengah permukiman rumah adat sekitar pukul 22.00 WITA, kemudian dengan cepat merambat ke rumah-rumah lainnya," ujar Anton, salah seorang warga sekitar di lokasi kejadian.

Meskipun penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian, muncul dugaan awal bahwa kobaran api diduga korsleting atau hubungan arus pendek listrik dari salah satu rumah warga.

Menerima laporan musibah tersebut, sejumlah armada Pemadam Kebakaran Lombok Tengah langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Namun, proses pemadaman sempat mengalami kendala teknis lantaran akses jalan yang sempit menuju bagian dalam pemukiman padat tersebut.

Petugas Damkar bersama warga setempat bahu-membahu menyekat kobaran api agar tidak meluas ke area pemukiman modern di luar kawasan adat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut