Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Rumah di Desa Adat Sade Lombok Tengah Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah
Advertisement . Scroll to see content

Update Kebakaran di Kampung Sasak Lombok, 150 Rumah Hangus, 700 KK Mengungsi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:41:00 WIB
Update Kebakaran di Kampung Sasak Lombok, 150 Rumah Hangus, 700 KK Mengungsi
Kepulan asap masih menyelimuti kampung adat sade pasca-kebakaran yang menghanguskan 150 rumah adat Suku Sasak di Lombok Tengah. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK TENGAH, iNews.id – Duka mendalam menyelimuti kawasan destinasi wisata ikonik Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Pasca-kebakaran hebat pada Sabtu (22/8/2026) malam, sedikitnya 150 rumah adat Suku Sasak dilaporkan ludes rata dengan tanah.

Dampak musibah besar ini menyebabkan sekitar 700 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Mereka kini mengungsi ke rumah kerabat. 

Pantauan di lokasi pada Minggu (23/8/2026) pagi menunjukkan kondisi Kampung Adat Sade yang porak-poranda. Kepulan asap pekat dan beberapa sisa titik api masih terlihat menyala di antara puing-puing bangunan yang hangus.

Aparat TNI-Polri bersama masyarakat setempat saling bahu-membahu menyiramkan air ke sisa-sisa reruntuhan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali berkobar. Di tengah puing, sejumlah warga tampak mengais barang perabotan serta benda berharga yang masih bisa diselamatkan.

"Kondisinya habis semua, tidak ada yang tersisa. Sekarang warga hanya bisa mencari barang-barang perabotan yang mungkin masih utuh," ujar Emi, salah seorang warga terdampak di lokasi kejadian.

Sebanyak 700 KK yang terdampak kebakaran kini terpaksa mengungsi sementara waktu ke rumah sanak keluarga dan kerabat yang berada di luar area Kampung Adat Sade.

Warga sangat berharap bantuan darurat dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah maupun Pemerintah Provinsi NTB segera menyasar para korban, baik berupa kebutuhan pokok, pakaian, tenda pengungsian, hingga langkah pemulihan kawasan cagar budaya tersebut.

Pihak berwenang hingga kini masih melakukan pendataan total kerugian materiil serta menyiagakan posko darurat di sekitar kawasan wisata Desa Adat Sade.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut