Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah jadi 83 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Aksi Susulan di Sorong Papua Berjalan Lancar, Polisi: Tapi Semangatnya Berbeda

Rabu, 28 Agustus 2019 - 13:45:00 WIB
Aksi Susulan di Sorong Papua Berjalan Lancar, Polisi: Tapi Semangatnya Berbeda
Aksi massa di Sorong Papua Barat di depan kantor Wali Kota. (Foto: iNews/Andrew Chanry).
Advertisement . Scroll to see content

SORONG, iNews.id - Polisi sedang mendalami aksi demo damai Aliansi Mahasiswa Peduli Surabaya - Malang dan sejumlah warga di Kota Sorong, Papua Barat, yang berlangsung di Kantor Wali Kota Sorong, Selasa (27/8/2019) kemarin. Sebab, isu dalam aksi tersebut bergeser pada masalah disintegrasi bangsa.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Mario Christy Siregar mengatakan, demo lanjutan tersebut sudah bukan lagi mengusung semangat untuk menolak ujaran rasialisme. Namun berubah menjadi referendum Papua Merdeka.

"Semangatnya memang sudah mulai bergeser. Karena itu, kami akan mengomunikasikan kembali, dan aksi tersebut juga kami dalami," kata Mario kepada wartawan di Mapolres Sorong Kota, Rabu (28/8/2019).

Namun di luar masalah tersebut, aksi massa kemarin berjalan lancar. Para pengunjuk rasa juga bertemu dengan Wali Kota Sorong. Kemudian, aktivitas masyarakat juga tampak normal, karena tidak ada aksi-aksi anarkis yang dapat memprovokasi.

Mario mengakui, para pengunjuk rasa tersebut memang tidak mengantongi surat izin untuk menggelar aksi. Karena mereka tidak mengurus surat izin sejak H-3. Namun, polisi tetap mengawal mereka menyampaikan aspirasinya.

"Yang terpenting tidak ada hal-hal yang anarkis. Kami juga ucapkan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah membantu pengamanan Polri dalam aksi tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, aksi massa di Kota Sorong Papua Barat berlangsung pada Selasa kemarin di Kantor Wali Kota Sorong. Mereka melakukan long march dari depan Jalan Achmad Yani menuju pusat aksi di area Pemerintahan Kota Sorong.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut