Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Semarak HUT RI, Bendera Merah Putih Sepanjang 50 Meter Dibentangkan di Perairan Asahan
Advertisement . Scroll to see content

Bos Resort di Raja Ampat Diduga Hina Merah Putih, Karyawati Ini Mundur

Minggu, 05 Agustus 2018 - 17:10:00 WIB
Bos Resort di Raja Ampat Diduga Hina Merah Putih, Karyawati Ini Mundur
Surat pengunduran diri Siti Ainun, karyawan resort di Raja Ampat, Papua viral di media sosial. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Suripatty)
Advertisement . Scroll to see content

WAISAI, iNews.id – Seorang karyawan salah satu resort terkemuka di Raja Ampat, Papua mengundurkan diri setelah merasa negaranya dilecehkan oleh bos resort tersebut.

Pengunduran karyawan yang diketahui bernama Siti Nurainun (36) itu dipicu sikap bos resort berkebangsaan Italia karena diduga menolak mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Pengunduran diri Siti Nurainun itu kemudian mendadak viral di media sosial. Surat tersebut  beredar luas setelah diunggah oleh seorang netizen dengan akun Twitter Capres Abadi, yang diunggah pada 24 Juli 2018 lalu.

Surat yang ditulis Siti Nurainun itu tidak lain merupakan surat permohonan pengunduran dirinya dari perusahaan tempatnya bekerja. Dalam surat yang sempat viral itu, Siti memutuskan mundur dengan dua alasan, salah satu alasan yang paling kuat adalah karena Siti yang merupakan warga negara Indonesia kecewa dengan pemilik resort yang menolak memasang bendera Merah putih. "Saya tidak bisa bekerja dengan orang asing yang menghina bendera negara saya," tulis Siti dalam surat tersebut.

Selain hal utama yang disebutkan di atas, alasan Siti mengundurkan diri dikarenakan sejak bekerja di resort tersebut tidak adanya kontrak yang jelas dan jaminan kesehatan. Siti kecewa lantaran pemasangan bendera merah putih di tempat kerjanya dinilai tak penting oleh sang bos.

Penelusuran iNews, sosok Siti Nuraini ini bukan orang yang berpendidikan tinggi. Terlihat dari pemilihan diksi di atas lembaran buku tulis sederhana.

Namun dengan ketegasan mempertahankan harga diri bangsanya, Siti memilih mundur dari pekerjaannya, karena bosnya terkesan melecehkan Sang Saka Merah Putih dan kedaulatan NKRI. "Hati saya hancur dan pecah...''tulis Siti dengan penuh emosi di dinding Facebook-nya. 

Dalam tulisan di dinding Facebook-nya tersebut terungkap, sebuah resort terkenal di Raja Ampat bernama Agusta Eco Resort dimiliki oleh warga berkebangsaan Italia. Sesuai penuturan karyawati itu, bosnya adalah orang Italia. Sebagai karyawan, sebenarnya dia hanya menyampaikan pesan dari pihak TNI Angkatan Laut, mengenai pemasangan bendera Merah Putih untuk seluruh speed boat resort.

"Bosnya menjawab, Itu tdk penting, & utk apa memasang bendera bodoh itu. Saya dari Itali, jd harus mmasang bendera Itali. Memang kenapa harus dipasang (bendera itu)?' Perempuan itu tersentak,'' tulis akun Facebook tersebut.

Tetapi sebagai karyawan dia hanya bisa menjawab sekedarnya saja 'Karena sudah aturannya begitu. Pihak TNI Angkatan Laut juga sudah memberikan teguran. 

Namun dengan sombongnya si WNA tersebut malah balik menanyakan dan mengihina ainun, " 'Mana aturannya. Orang Indonesia ini seenaknya buat aturan bodoh dan mengubahnya setiap saat' balas si bos (tempat Siti bekerja)."tulis akun tersebut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut