Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Pasar di Paniai Papua Tengah Tewaskan 11 Orang, 6 Korban Anak-Anak
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Pasar Paniai Tewaskan 11 Orang, 49 Rumah Hangus hingga 148 Warga Mengungsi

Senin, 07 September 2026 - 18:27:00 WIB
Kebakaran Pasar Paniai Tewaskan 11 Orang, 49 Rumah Hangus hingga 148 Warga Mengungsi
Ratusan warga mengungsi setelah kebakaran hebat melanda Pasar Kampung Bapouda, Paniai Timur, Papua Tengah, yang menghanguskan puluhan rumah dan kios serta menewaskan 11 orang. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

PANIAI, iNews.id - Sebanyak 148 warga terpaksa mengungsi setelah kebakaran Pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (7/9/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan 49 rumah dan kios serta menyebabkan 11 orang tewas.

Para korban terdampak kini harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi di sejumlah lokasi, mulai dari Polsek, masjid, hingga rumah kerabat. Aparat bersama pemerintah setempat masih melakukan pendataan kebutuhan warga yang terdampak kebakaran.

Kapolres Paniai AKBP Roycke HF Betaubun mengatakan, berdasarkan pendataan terbaru, jumlah bangunan yang terdampak mencapai 49 unit.

"Data terbaru kebakaran terdapat 49 rumah dan kios. Sementara jumlah korban yang mengungsi sebanyak 148 orang," kata AKBP Roycke, Senin (7/9/2026).

Kebakaran terjadi dini hari saat para korban terlelap sekitar pukul 00.25 WIT. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berdempetan. Kondisi kawasan pasar yang padat membuat kobaran api sulit dikendalikan.

Selain menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal, peristiwa ini juga menelan korban jiwa. Sebanyak 11 orang ditemukan meninggal dunia, dengan enam di antaranya merupakan anak-anak.

Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J Manurung sebelumnya mengatakan, sedikitnya 40 rumah dan kios terbakar dalam kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Selain itu, berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) serta tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua untuk proses olah TKP dan identifikasi korban.

"Sedang kita lakukan olah TKP dan lagi berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Papua. Karena Polda Papua Tengah ini masih belum ada tim Labfor, jadi masih berkoordinasi dengan tim Labfor dan tim DVI dari Polda Papua," ujarnya.

Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Papua juga telah diterjunkan untuk membantu proses identifikasi korban meninggal dunia. Polisi meminta keluarga korban memberikan waktu agar proses identifikasi selesai sebelum jenazah dimakamkan. Kondisi jenazah yang terbakar parah menjadi kendala utama dalam proses tersebut.

Selain korban meninggal dunia, polisi masih mendata warga yang mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Paniai. Pendataan dilakukan terhadap korban dengan kondisi luka ringan, sedang, hingga berat, termasuk warga yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut