Kecelakaan Maut Mobil Maung TNI AL dan Motor di Sorong Papua Barat Daya, IRT Tewas
SORONG, iNews.id - Kecelakaan maut melibatkan mobil Maung milik Koarmada III dan sepeda motor terjadi di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (28/9/2026). Akibat kejadian ini, ibu rumah tangga (IRT) bernama Nursina Mayor (30) asal Kabupaten Raja Ampat yang mengendarai motor tewas.
Informasi diperoleh, kecelakaan terjadi di Jalan Poros Majaran, tepat di depan SMP Negeri 33 Kabupaten Sorong sekitar pukul 12.30 WIT
Saat itu, Nursina mengendarai motor Yamaha Fino dari arah Katapop II menuju Sisipan. Dari arah berlawanan, mobil Maung milik Koarmada III yang dikemudikan Kelasi Dua (KLD) WDP melaju dari Sisipan menuju Katapop II.
Laporan awal menyebutkan pengemudi mobil diduga tidak dapat menghindari motor yang dikendarai korban hingga terjadi tabrakan. Namun, penyebab pasti kecelakaan dan faktor yang memengaruhi benturan masih dalam penyelidikan.
Selanjutnya personel Polsek Salawati tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIT untuk pengamanan dan penanganan awal.
Petugas kemudian mengevakuasi Nursina ke Puskesmas Mayamuk sekitar pukul 13.00 WIT. Setelah menjalani pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah Nursina selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jalan Indah Arfan, Kelurahan Katinim, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong.
Dalam kecelakaan tersebut, sepeda motor Yamaha Vino mengalami kerusakan berat. Sementara kap depan kanan mobil Maung mengalami kerusakan.
Suami korban, Abdul Wahid Matdoan mengatakan, sebelum kejadian istrinya sempat berpamitan dari rumah untuk mengambil telepon genggam yang telah diperbaiki di sebuah konter. Nursina juga berencana mengurus pembukaan rekening bank.
Abdul mengaku baru mengetahui istrinya mengalami kecelakaan setelah mendapat informasi dari polisi di Katapop II sekitar pukul 13.00 WIT.
"Saya dapat info dari polisi setempat di Katapop II istri saya ada kecelakaan. Dari rumah kami di Katapop pantai, saya langsung ke puskesmas Mayamuk. Saya langsung ke Puskesmas dan dapati istri saya sudah meninggal dunia," ujar Abdul dikutip dari iNews Sorong Raya, Selasa (29/9/2026).
Abdul kemudian mendapat informasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan merupakan mobil dinas TNI AL.
"Informasi yang saya dapat seperti itu, yang tabrak istri saya anggota TNI Angkatan Laut. Istri saya ditabrak dengan mobil maung, mobil dinas," katanya.
Dia pun meminta aparat penegak hukum memastikan adanya pertanggungjawaban atas kecelakaan yang merenggut nyawa istrinya.
"Kami mau kasus ini diproses secara hukum, pelaku harus segera ditahan di Pomal. Kami juga sudah bertemu pihak Pomal dan sudah sampaikan agar pelaku segera ditahan dalam waktu 1x24 jam," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIT, polisi mendatangi Koarmada III untuk memeriksa kendaraan yang terlibat kecelakaan sekaligus mengecek keberadaan pengemudi.
Informasi tersebut menyebutkan WDP telah diamankan di Rumah Tahanan Koarmada III.
Sebelumnya, personel Polisi Militer Koarmada III, Kapolsek Salawati, dan Unit Laka Polres Sorong juga telah berkoordinasi di Polsek Salawati untuk penanganan kecelakaan.
Salah satu personel Kodaeral XIV Sorong mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena laporan keluarga baru diterima.
Redaksi masih berupaya mengonfirmasi Koarmada III Sorong terkait kronologi kecelakaan, penanganan pengemudi, serta proses penyidikan perkara tersebut.
Editor: Donald Karouw