Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Usai Aksi KKB Bakar Pesawat Susi Air, Distrik Paro Kosong Ditinggalkan Warga

Kamis, 16 Februari 2023 - 14:06:00 WIB
Usai Aksi KKB Bakar Pesawat Susi Air, Distrik Paro Kosong Ditinggalkan Warga
Satgas Damai Cartenz saat olah TKP pesawat Susi Air yang dibakar KKB di Paro, Nduga, Papua Pegunungan. (Foto : iNews/Nathan Making)
Advertisement . Scroll to see content

TIMIKA, iNews.id - Suasana Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan menjadi sepi usai aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar pesawat Susi Air di Lapangan Terbang Paro. Masyarakat sekitar telah mengungsi meninggalkan distrik tersebut.

"Anggota sudah cek tidak ada lagi warga di distrik tersebut. Paro sudah kosong ditinggalkan warganya," ujar Kasatgas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Ramahdani, Kamis (16/2/2023).

Menurutnya ada sekitar 144 warga Paro yang terdata kini berada di Kota Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga. Mereka yang mengungsi sudah ditangani pemerintah setempat.

Selain itu, aparat gabungan TNI-Polri juga telah olah TKP di lokasi aksi pembakaran pesawat Susi Air yang dilakukan KKB pimpinan Egianus Kogoya.

"Anggota juga sudah membersihkan lintasan runaway dari puing-puing sisa pesawat yang dibakar sehingga landasan kini sudah bisa digunakan untuk pesawat mendarat," katanya.

Sementara untuk keberadaan KKB juga terdeteksi sudah tidak berada di wilayah tersebut. Saat ini aparat gabungan TNI Polri sudah berada di Paro untuk melakukan pengamanan bandara.

"Untuk pilot yang disandera juga sudah tidak berada di Paro. Belum diketahui keberadaan pilot tersebut karena masih dilakukan pencarian," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut