Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ODGJ Mengamuk Naik Truk Trailer di Jalur Pantura Situbondo, Evakuasi Dramatis
Advertisement . Scroll to see content

Adik Kandung yang Tega Bacok Kakak hingga Tewas di Takalar Ternyata ODGJ

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:24:00 WIB
Adik Kandung yang Tega Bacok Kakak hingga Tewas di Takalar Ternyata ODGJ
Polisi mengolah TKP kasus kakak tewas dibacok adik kandung di Kabupaten Takalar. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

TAKALAR, iNews.id – Peristiwa tragis menimpa Nuru Daeng Ngampa (52), warga Desa Balang Tanaya, Kecamatan Polombangkeng Timur, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Korban tewas dianiaya secara brutal oleh adik kandung, Rahman (48), menggunakan senjata tajam jenis golok, Minggu (30/8/2026). 

Tangis histeris keluarga pecah saat jasad korban tiba di rumah duka usai dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Maryam Takalar akibat menderita tujuh luka tusuk dan sabetan di sekujur tubuhnya. 

Peristiwa memilukan tersebut bermula saat korban Nuru Daeng Ngampa sedang fokus memandikan cucunya di rumah. Tanpa diduga, pelaku yang diduga mengidap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mendadak mengamuk sambil mengacungkan sebilah golok. 

Pelaku lantas menyerang dan membacok kakak kandungnya secara bertubi-tubi. Meski korban sudah tidak berdaya, pelaku tega menusuk bagian perut korban hingga pingsan tak sadarkan diri. 

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menolong dan melarikan korban ke RS Maryam Takalar. Namun, akibat pendarahan hebat dan luka parah yang dialaminya, nyawa korban tak bisa diselamatkan saat menjalani perawatan intensif. 

Petugas Polsek Polombangkeng Utara bersama Unit Reskrim Polres Takalar yang menerima laporan warga langsung mendatangi lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata. 

Kapolsek Polombangkeng Utara, Iptu Haris mengatakan, dugaan sementara motif penganiayaan ini disebabkan oleh kondisi gangguan jiwa yang diidap oleh pelaku.

"Pelaku beserta barang bukti sebilah golok yang digunakan untuk menganiaya korban sudah langsung kita amankan ke Mapolres Takalar guna pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut," ujar Iptu Haris, Minggu (30/8/2026). 

Jenazah korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Polombangkeng Timur. Kasus penganiayaan berat yang menyebabkan kematian ini kini ditangani sepenuhnya oleh Satreskrim Polres Takalar.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut