Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi
Advertisement . Scroll to see content

Akses Jalan Rusak, Perempuan Melahirkan di Luwu Utara Ditandu Warga

Sabtu, 15 Mei 2021 - 09:50:00 WIB
Akses Jalan Rusak, Perempuan Melahirkan di Luwu Utara Ditandu Warga
Warga menandu perempuan melahirkan ke puskesmas karena jalan rusak di Luwu Utara. (Foto: Sindonews).
Advertisement . Scroll to see content

MASAMBA, iNews.id - Seorang perempuan melahirkan di Desa Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditandu menuju puskesmas usai menjalani persalinan. Sebab korban mengalami pendarahan dan bayinya meninggal dunia.

Warga atas nama Dina ini ditandu warga pada Jumat (14/5/2021) kemarin karena membutuhkan pertolongan medis. Namun karena akses jalan rusak, perempuan ini tidak disarankan menaiki motor dan terpaksa ditandu warga.

Camat Rampi, Suryadi, membenarkan adanya peristiwa warga ditandu ke puskesmas lantaran tak bisa diangkut dengan kendaraan roda dua.

"Pasien sudah diperiksa dokter di Desa Rampi, namun kondisinya memerlukan penanganan medis lebih intens. Karena itu langsung dirujuk ke puskesmas," kata Suryadi di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Sabtu (15/5/2021).

Terkait akses jalan di Desa Rampi, kata dia, setiap tahunnya sudah dilakukan perbaikan. Namun belakangan ini, pemerintah masih fokus penanganan banjir bandang dan Covid-19.

Sementara dokter umum di Kecamatan Rampi, Qudrotur Rahman mengatakan, sebetulnya pasien bisa saja dibawa dengan motor, namun tidak disarankan. Sebab dikhawatirkan terjadi pendarahan hebat, sehingga baiknya ditandu warga.

"Kenapa pasien harus ditandu, karena mengalami perlengketan ari-ari atau rest placenta, sehingga ditakutkan mengalami perdarahan hebat," ujarnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut