Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Catat 887 KK Terdampak Banjir Sidenreng Rappang, 1 Warga Tewas

Sabtu, 04 Mei 2024 - 09:26:00 WIB
BNPB Catat 887 KK Terdampak Banjir Sidenreng Rappang, 1 Warga Tewas
Sebanyak 887 KK di Sidenreng Rappang, Sulsel, terdampak banjir. Bencana itu menewaskan satu warga. (Foto: BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 887 kepala keluarga (KK) di Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan (Sulsel), terdampak banjir. Bencana melanda usai kawasan tersebut diguyur hujan deras pada Jumat (3/5/2024) dini hari.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebutkan satu warga dilaporkan meninggal sementara dua lainnya luka-luka akibat peristiwa tersebut.

“Dilaporkan juga sebanyak dua warga luka-luka dan satu warga dinyatakan meninggal dunia akibat peristiwa ini,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2024).

Dia menjelaskan, lokasi terdampak banjir terletak di lima desa yang tersebar di tiga kecamatan yakni Desa Tana Toro dan Desa Bola Bolu di Kecamatan Pitu Raise; Desa Kalempang, Desa Bulu Cenrana di Kecamatan Pitu Riawa; dan Desa Kampale di Kecamatan Dua Pitue.

BNPB juga mencatat sebanyak 887 rumah warga terdampak banjir dengan perincian empat unit rumah rusak berat, tiga unit rusak sedang dan empat unit rumah hanyut terbawa banjir.

“Peristiwa ini juga menyebabkan tiga ruas jalan lumpuh dan satu tanggul sungai jebol,” ujarnya.

Dia memastikan BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang telah berkoordinasi dengan pihak terkait guna melakukan penanganan, evakuasi warga hingga monitoring dampak lanjutan banjir tersebut.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut