Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Desak Bupati Gowa Mundur Ricuh, Massa Bakar Foto Husniah
Advertisement . Scroll to see content

Desak Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Mundur, Massa Gembok Gerbang Kantor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:50:00 WIB
Desak Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Mundur, Massa Gembok Gerbang Kantor
Desak Bupati Gowa Husniah Talenrang mundur, ratusan massa menggembok gerbang Kantor Pemerintahan Kabupaten Gowa, Jumat (28/8/2026). (Foto: iNews Celebes)
Advertisement . Scroll to see content

GOWA, iNews.id - Ratusan mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi di depan Kantor Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (28/8/2026). Mereka menuntut agar Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mundur dari jabatannya.

Massa bahkan menggembok gerbang kantor pemerintahan tersebut sebagai simbol penolakan terhadap kepemimpinan Husniah.

Aksi demonstrasi ini digelar di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, oleh massa yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Anti Kesewenang-wenangan Bupati Gowa. Mereka membawa sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintahan daerah, terutama persoalan mutasi dan penonaktifan sejumlah pejabat.

Suasana aksi semakin tegang ketika massa memasang rantai dan gembok di gerbang Kantor Bupati Gowa. Penggembokan itu sebagai bentuk simbolis bahwa massa menolak Husniah kembali berkantor di lingkungan Pemkab Gowa.

Jenderal lapangan aksi, Indra Gunawan, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat Gowa.

"Hari ini tidak lain terkait penyampaian pendapat sebagai masyarakat Gowa. Hari ini menunjukkan semangat orang Gowa dalam memperjuangkan hak-hak dan kebenaran," kata Indra dikutip dari iNews Celebes, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, massa juga meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) turun langsung ke Gowa untuk memeriksa kebijakan yang dikeluarkan Bupati Husniah.

"Kami meminta kepada Mendagri dan BKN untuk segera turun ke Kabupaten Gowa memeriksa Husniah Talenrang. Sebab, kami menganggap semua keputusan yang diambil tidak memenuhi syarat administrasi yang benar dan tidak melalui prosedur-prosedur yang benar," ujarnya.

Massa menilai persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pejabat di lingkungan Pemkab Gowa. Mereka juga menyoroti potensi dampak kebijakan mutasi terhadap ASN dan sejumlah unsur pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan.

Indra mengklaim sejumlah ASN berpotensi tidak menerima gaji bulan berikutnya akibat persoalan mutasi yang mereka soroti.

"Teman-teman ASN ini berpotensi tidak menerima gaji bulan depan akibat potensi mutasi yang tidak dilakukan oleh Husniah Talenrang," katanya.

Massa juga menyebut pembayaran gaji kepala desa, tenaga kesehatan, kepala dusun, hingga kepala lingkungan berpotensi terdampak.

"Selain itu juga, gaji-gaji kepala desa, nakes, dusun, lingkungan itu berpotensi tidak dicairkan dalam bulan ini," ujarnya.

Indra menegaskan penggembokan tersebut menjadi pesan bahwa massa tidak lagi menginginkan Husniah berkantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

"Hari ini kami melakukan secara simbolis. Masyarakat Gowa melakukan penyegelan Kantor Bupati dengan cara menggembok dengan rantai. Ini simbolis bahwa masyarakat Gowa tidak ingin lagi Husniah Talenrang datang berkantor di Pemda Gowa. Tidak perlu lagi datang," ucapnya.

Selain mendesak Bupati Gowa mundur, massa meminta pemerintah pusat segera turun tangan menangani persoalan pemerintahan yang mereka persoalkan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut