Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Pria Penuh Luka Mengapung di Sungai Sidoarjo, Ditemukan Bersama Motor
Advertisement . Scroll to see content

Hilang 3 Hari, Mayat Wanita Pedagang Bawang di Enrekang Ditemukan Ditutupi Dedaunan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:11:00 WIB
Hilang 3 Hari, Mayat Wanita Pedagang Bawang di Enrekang Ditemukan Ditutupi Dedaunan
Pedagang bawang di Enrekang ditemukan tewas di semak-semak dalam kondisi tertimbun dan ditutupi daun kering setelah dilaporkan hilang selama tiga hari. (Foto: iNews TV/Jufri Tonapa)
Advertisement . Scroll to see content

ENREKANG, iNews.id - Seorang wanita pedagang bawang ditemukan tewas setelah sebelumnya dilaporkan hilang selama tiga hari di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Korban bernama Salma (44) ditemukan di semak-semak dalam kondisi tertimbun dan ditutupi daun kering.

Penemuan mayat korban membuat warga geger. Lokasi korban berada sekitar 2 kilometer dari jalan utama sehingga proses evakuasi berlangsung cukup sulit.

Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra mengatakan, penemuan jenazah tersebut memiliki kaitan dengan laporan orang hilang yang sebelumnya diterima polisi.

"Kami mendapat laporan ditemukan jenazah. Ada hubungan jenazah yang ditemukan dengan laporan orang hilang," ujarnya, Senin (24/8/2026).

Setelah ditemukan, jasad Salma kemudian dievakuasi dan dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga bergerak menyelidiki dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi mengamankan seorang pria berinisial AR yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

"Kami sudah amankan terduga pelaku yang masih proses penyelidikan dan alat bukti," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, AR menyerahkan diri kepada polisi karena khawatir menjadi sasaran amuk warga. Namun, emosi warga telanjur tersulut setelah mengetahui kematian korban. Massa kemudian mendatangi dan merusak rumah milik terduga pelaku.

Polisi meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah kericuhan meluas. Personel Brimob dikerahkan membantu Polres Enrekang menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Polisi masih mendalami motif serta mengumpulkan alat bukti dalam kasus tersebut. Status hukum terduga pelaku juga masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut