Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal asal Lamongan Hilang Kontak di Perairan Sumenep, 20 Nelayan Masih Dicari
Advertisement . Scroll to see content

Kapal Wisata Pinisi Terbakar di Perairan Bulukumba, Api Diduga dari Anjungan

Senin, 06 Juli 2026 - 15:05:00 WIB
Kapal Wisata Pinisi Terbakar di Perairan Bulukumba, Api Diduga dari Anjungan
Kapal wisata pinisi KLM Mutiara Prasana Nusantara terbakar di perairan Kelurahan Tanah Lemo, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Senin (6/7/2026) pagi. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

BULUKUMBA, iNews.id - Kapal wisata pinisi KLM Mutiara Prasana Nusantara terbakar di perairan Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Senin (6/7/2026) pagi. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun sebagian besar badan kapal hangus dilalap api.

Peristiwa terjadi pukul 07.45 Wita ketika kapal berada sekitar dua kilometer dari Pantai Tanaberu atau sekitar 20 kilometer di sebelah timur Kota Bulukumba. Lokasi tersebut merupakan kawasan yang dikenal sebagai sentra pembuatan kapal pinisi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Hasbullah menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang anak buah kapal (ABK) menghubungi pemilik kapal melalui aplikasi WhatsApp. 

Dalam laporannya, api disebut muncul dari bagian anjungan atau ruang kemudi. "Saat menerima informasi itu, pemilik kapal langsung meminta seluruh kru yang berada di lokasi untuk segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin membesar," kata Andi Hasbullah.

Seluruh kru berupaya memadamkan api, namun kobaran terus membesar hingga melalap sebagian besar badan kapal. Sekitar pukul 09.45 Wita, kapal berhasil ditarik ke tepi pantai. Meski telah dievakuasi, api masih terlihat berkobar saat proses pemindahan berlangsung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut