Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar
MAKASSAR, iNews.id - Seorang warga negara (WNA) asal China, Wei Shang diduga membuat konten menembak penyu saat menyelam di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Video tersebut viral di media sosial hingga petugas Imigrasi Makassar mencegat Wei Shang saat transit di Bandara Sultan Hasanuddin.
Dalam video yang beredar, Wei Shang terlihat melakukan spearfishing atau menangkap ikan dengan tombak di bawah air. Namun, objek yang ditembak diduga merupakan penyu yang kemudian ditangkap dan dibawa ke daratan.
Penyu tersebut diduga kemudian diolah dan dikonsumsi. Video itu pun menjadi perhatian setelah beredar luas di media sosial dan mendapat sorotan dari pemerintah daerah Raja Ampat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Imigrasi Makassar melakukan pencegahan terhadap Wei Shang yang saat itu berada di Bandara Sultan Hasanuddin dan akan melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur.
Petugas kemudian memeriksa data penumpang melalui Sistem Informasi Pemantauan Penumpang (SIPP). Dari pemeriksaan tersebut, nama Wei Shang tercatat sebagai penumpang dengan tujuan Kuala Lumpur.
Petugas selanjutnya mengantisipasi keberangkatan Wei Shang sebelum yang bersangkutan menyelesaikan pemeriksaan keimigrasian. Wei Shang kemudian diamankan petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Sultan Hasanuddin.
WNA tersebut dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Kantor Imigrasi Sorong.
"Pengamanan ini berdasarkan permintaan Bupati Raja Ampat terkait aktivitas spearfishing WNA tersebut yang sempat viral di platform X dan TitkTok dia membuat konten dengan penembakan penyu di Raja Ampat. Ini dapat dilakukan berkat kerja sama lintas instasi, ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo.
Dia mengatakan, Wei Shang tidak mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya saat dimintai keterangan. Wei Shang merupakan instruktur selam yang dinilai seharusnya memahami satwa yang dilindungi di lokasi penyelaman.
Dia menjelaskan, Wei Shang masuk ke Indonesia menggunakan visa wisata. Untuk proses selanjutnya, Wei Shang rencananya akan dikawal ke Sorong dan diserahkan kepada pihak berwenang di Raja Ampat.
Pencegahan dilakukan agar Wei Shang tidak meninggalkan wilayah Indonesia sebelum proses penanganan dugaan pelanggaran tersebut selesai.
Editor: Kurnia Illahi