Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Gudang di Penjaringan Jakut, 70 Personel Damkar Dikerahkan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hebat di Gorontalo, Rumah dan Belasan Kamar Kos Ludes Dilalap Api

Senin, 15 Juni 2026 - 18:54:00 WIB
Kebakaran Hebat di Gorontalo, Rumah dan Belasan Kamar Kos Ludes Dilalap Api
Kebakaran hebat melanda rumah warga dan bangunan kos di Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Senin (15/6/2026) siang. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

GORONTALO, iNews.idKebakaran hebat melanda rumah warga dan bangunan kos di Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Senin (15/6/2026) siang. Dalam peristiwa tersebut, satu rumah dan 11 kamar kos ludes dilalap api.

Sumber api awalnya membakar rumah milik Yusran Yusuf. Kencangnya angin serta material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan kos dua lantai yang berada tepat di samping rumah tersebut.

Sebanyak 11 kamar kos terdampak kebakaran. Saat kejadian, pemilik rumah sedang bekerja sehingga tidak berada di lokasi. Akibat peristiwa itu, seluruh harta benda dan perabotan rumah tangga miliknya hangus terbakar.

"Tidak ada orang saat kejadian. Barang-barang habis semua," kata Yusran.

Untuk memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Gorontalo mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah sekitar 90 persen area lantai satu bangunan kos berhasil diselamatkan dari kobaran api.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kota Gorontalo, Muh Lutfie, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena api cepat membesar akibat tiupan angin dan kondisi bangunan yang mudah terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.

"Alhamdulillah sampai proses pendinginan info yang kita terima dari masyarakat dan petugas terkait tidak ada korban," ujar Lutfie.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut