Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7
Advertisement . Scroll to see content

Mekiwuka, Tradisi Sambut Tahun Baru di Manado yang Terancam Punah

Minggu, 01 Januari 2023 - 07:02:00 WIB
Mekiwuka, Tradisi Sambut Tahun Baru di Manado yang Terancam Punah
Mekiwuka merupakan parade yang dilakukan pada saat tengah malam jelang pergantian tahun dengan menggunakan alat musik tradisional. (Foto: Subhan Sabu)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Mekiwuka merupakan tradisi menyambut tahun baru di Manado. Tradisi tersebut sebagai ungkapan rasa syukur atas pemeliharaan Tuhan di sepanjang tahun yang telah dilewati.

Mekiwuka merupakan tradisi penyambutan tahun baru penggabungan dua budaya, Minahasa dan Borgo yang diyakini berkembang di lingkungan komunitas orang Minahasa dan Borgo yang ada di Manado.

Orang Borgo di Manado dan di Sulawesi Utara (Sulut) sendiri telah ada sejak abad ke XVI, orang borgo atau keturunan langsung merupakan hasil perkawinan campur antara suku Minahasa asli dan orang-orang Eropa, Spanyol, dan Portugis yang datang berdagang di Kota Manado.

Masyarakat keturunan Borgo merupakan salah satu kelompok keturunan asing yang sudah lama bermukim di wilayah kota Manado yang merupakan bagian dari tanah Minahasa. Sebagian besar mereka tersebar mulai dari Malalayang, Bahu, Pondol, Mahakeret, Tikala, Sindulang, dan Tuminting.

Masyarakat keturunan Borgo akhirnya sudah merupakan bagian dari etnik Minahasa yang hidup di Kota Manado. Pengaruh masyarakat keturunan Borgo terhadap seni tradisional sebagai bagian dari identitas Minahasa di Manado adalah tarian katrili dan figura

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut