Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Landa Solok Ratusan Rumah Rusak, SAR Buka Posko Orang Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Hari Keenam Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Ditemukan Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 13:23:00 WIB
Hari Keenam Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Ditemukan Tewas
Korban banjir bandang Pasaman, Amri Anto, ditemukan tim SAR gabungan pada hari keenam pencarian sekitar 1,1 kilometer dari lokasi awal hanyut. (Foto: iNews TV/ARI YOHANAS)
Advertisement . Scroll to see content

PASAMAN, iNews.id - Pencariankorban banjir bandang di Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan korban Amri Anto (51) pada hari keenam pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah Amri ditemukan sekitar 1,1 kilometer dari lokasi awal korban hanyut di Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Simpang Tonang sebelum diserahkan kepada keluarga.

Penemuan mayat korban menjadi titik akhir pencarian yang sebelumnya dilakukan dengan menyisir sejumlah area terdampak banjir bandang. Tebalnya sedimentasi tanah dan timbunan material yang terbawa arus menjadi kendala bagi petugas di lapangan.

Operasi pencarian melibatkan personel Pos SAR Pasaman, Unit Siaga SAR Agam, Polres Pasaman, BPBD, TNI, Local Hero, serta masyarakat.

Tim gabungan membagi area pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Untuk membantu proses penyisiran, petugas mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya drone thermal, aqua eye, hingga alat berat.

Koordinator Pos SAR Pasaman Novi Yurandi mengatakan korban ditemukan sekitar 1,1 kilometer dari titik awal hanyut.

"Korban kami temukan meninggal 1,1 kilometer dari lokasi awal hanyut. Korban sudah dievakuasi ke puskemas dan dibawa ke rumah duka," ujarnya, Rabu (23/9/2026).

Setelah dievakuasi, jenazah Amri diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Proses pencarian sebelumnya dilakukan secara intensif selama enam hari sejak korban dilaporkan hilang akibat banjir bandang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut