Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jakarta Akan Dapat Pasokan Air Bersih 4.000 Liter per Detik dari SPAM Jatilihur I. 
Advertisement . Scroll to see content

15 Persen Masyarakat Indonesia Belum Dapat Akses Air Bersih

Jumat, 19 Februari 2021 - 20:40:00 WIB
15 Persen Masyarakat Indonesia Belum Dapat Akses Air Bersih
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, meskipun proyek SPAM terus digenjot namun masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Mengingat masih terdapat 15% masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan layanan sumber air minum yang layak.

SPAM atau sistem pelayanan air minum merupakan upaya pemerintah untuk terus mendorong penyediaan akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. 

Dilihat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), masyarakat yang memiliki akses terhadap pelayanan sumber air minum laik dan berkelanjutan memang terus meningkat persentasenya. Di mana pada 2017 mencapai 62,75% , menjadi 65,28% di 2018 dan mencapai 84,91% di 2019.

"Ini suatu peningkatan yang luar biasa, namun tidak berarti kita puas. Karena berarti masih ada 15% rakyat kita yang belum mendapatkan layanan sumber air minum yang laik dan berkelanjutan," ujarnya dalam acara penandatanganan KPBU SPAM Regional Jatiluhur I, Jumat (19/2/2021).

Menurut Sri Mulyani, air bersih menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Bahkan, PBB dalam hal ini melalui resolusi Nomor 64 Tahun 2010 menyatakan secara eksplisit bahwa hak atas air dan sanitasi adalah bagian dari hak asasi manusia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut