Angin Puting Beliung Terjang 2 Desa di Kerinci Jambi, Puluhan Rumah dan Sekolah Rusak
KERINCI, iNews.id – Bencana angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Jambi. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun puluhan rumah warga serta satu bangunan fasilitas sekolah rusak terutama pada bagian atap.
Detik-detik datangnya angin kencang membuat warga setempat panik dan histeris, Senin (27/7/2026) sore. Mereka menyaksikan langsung pusaran angin memporak-porandakan dan menerbangkan material atap bangunan ke udara.
Meski berlangsung singkat, terpaan angin puting beliung menyisakan dampak kerusakan yang cukup parah di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut.
Berdasarkan hasil pendataan awal petugas di lapangan, dampak kerusakan terkonsentrasi di dua wilayah, yakni Desa Tutung Bungkuk dan Desa Koto Rendah.
Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 28 unit rumah warga dan satu bangunan sekolah mengalami kerusakan dengan skala berat hingga ringan, di mana dominasi kerusakan berada pada bagian atap yang terlepas.
Pasca-kejadian, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci bersama personel TNI dan Polri langsung diterjunkan ke lokasi terdampak untuk membantu warga membersihkan puing-puing bangunan.
Wakil Bupati Kerinci, Murison, mengonfirmasi bahwa pemerintah daerah bergerak cepat mendistribusikan bantuan darurat dan mendata seluruh kebutuhan penanganan tanggap darurat warga.
"Atap-atap rumah terangkat dan terbang saat angin kencang datang. Suasananya sangat menakutkan dan warga panik berhamburan keluar rumah," tutur salah seorang warga terdampak, Aneka Trisma, Selasa (28/7/2026).
Wakil Bupati Kerinci, Murison mengatakan, tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan puing-puing serta pendataan agar bantuan perbaikan dapat segera disalurkan. “Kita masih lakukan pendataan rumah warga yang rusak,” ucapnya.
Berdasarkan data BMKG Depati Parbo Kerinci, potensi cuaca buruk disertai angin kencang diperkirakan masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Kerinci. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi bencana susulan.
Editor: Kastolani Marzuki