Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemotor Berboncengan Tertabrak Kereta Api Putri Deli di Sergai, 2 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Berdiri Terlalu Dekat Rel, Penjaga Pelintasan Tewas Terserempet KA Babaranjang di Prabumulih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:36:00 WIB
Berdiri Terlalu Dekat Rel, Penjaga Pelintasan Tewas Terserempet KA Babaranjang di Prabumulih
Petugas Inafis Satreskrim Polres Prabumulih dan Polsek Cambai saat melakukan olah TKP di lokasi tewasnya penjaga rel terserempet KA Babaranjang. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

PRABUMULIH, iNews.id – Seorang penjaga pelintasan kereta api swakarsa tewas terserempet Kereta Api (KA) Babaranjang di Cambai-Muara Sungai, Desa Muara Sungai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Selasa (11/8/2026) malam. Korban sempat dilarikan ke RSUD Kota Prabumulih namun nyawanya tak dapat terselamatkan.

Informasi diperoleh, identitas korban diketahui bernama Tapmidi (40), seorang petugas Linmas yang bertugas sebagai Pam Swakarsa di Desa Muara Sungai. Insiden tragis ini bermula ketika korban sedang berjaga mengatur warga yang hendak melintas di pelintasan kereta.

Pada saat bersamaan, melintas KA Babaranjang nomor lambung KA 3128 (Barapati) dari arah Prabumulih menuju Palembang. Diduga lantaran berdiri terlalu dekat dengan rel, korban terserempet rangkaian kereta hingga terpental sejauh 25 meter.

Korban sempat dievakuasi dalam kondisi sadar ke RSUD Kota Prabumulih, namun penanganan medis tak mampu menyelamatkan nyawanya.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jon Kenedi menjelaskan, jajarannya dari Polsek Cambai dan Satreskrim langsung diterjunkan ke lokasi untuk olah TKP serta identifikasi oleh tim Inafis.

“Personel telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai SOP, mulai dari mendatangi dan mengamankan TKP, melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan saksi, hingga melibatkan Unit Identifikasi untuk mendukung proses penyelidikan. Kami memastikan seluruh rangkaian penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur,” ujar AKP Jon Kenedi, Kamis (13/8/2026).

Hal senada disampaikan Kapolsek Cambai IPTU Haryoni Amin yang memastikan tindakan cepat langsung diambil begitu menerima laporan dari warga.

“Personel Polsek Cambai segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi. Kami melakukan pengamanan TKP, memasang police line, mencatat keterangan saksi dan membantu proses evakuasi korban ke RSUD Kota Prabumulih. Seluruh tindakan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” kata IPTU Haryoni Amin.

Dari hasil pemeriksaan medis RSUD Kota Prabumulih, korban mengalami cedera berat pada kepala, pendarahan dari telinga, mulut, dan hidung, serta luka robek di kedua kaki. Pihak keluarga korban menolak proses autopsi dan jenazah telah diserahkan untuk dimakamkan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut