Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sumsel Musnahkan Narkoba dari 25 Kasus, Nilainya Tembus Rp2,29 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena La Nina, Wahli: Palembang Berpotensi Terancam Banjir

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 09:15:00 WIB
Fenomena La Nina, Wahli: Palembang Berpotensi Terancam Banjir
Hujan deras dan angin kencang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. (Foto: Dok iNews).
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Peningkatan curah hujan yang dipengaruhi fenomena La Nina diprediksi menyebabkan banjir di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Pemerintah daerah diminta fokus pencegahan potensi bencana hidrometeorologi.

Direktur Eksekutif Walhi Sumsel, M Hairul Sobri mengatakan, daerah tersebut sudah mulai masuk musim hujan pada Oktober 2020. Ditambah adanya fenomena La Nina akan membuat curah hujan meningkat hingga 40 persen.

"Selalu terjadi banjir yang cukup tinggi di sejumlah kawasan permukiman dan jalan protokol ketika hujan lebat turun lebih dari dua jam," kata Hariul di Kota Palembang, Sumsel, Jumat (30/10/2020).

Karena itu Pemerintah Kota Palembang diminta serius melakukan berbagai tindakan antisipasi banjir agar warga setempat terhindar dari bencana hidrometeorologi. Apalagi fenomena La Nina mendorong curah hujan relatif lebih tinggi.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang, Ahmad Bastari Yusak, mengakui banjir masih menjadi ancaman bagi daerahnya saat terjadi intensitas hujan yang lama dan deras.

"Banjir diakibatkan sedimentasi sungai dan penyempitan saluran air sehingga masih memerlukan normalisasi," ujar Ahmad Bastari.

Namun sekarang ini sudah ada enam unit pompa di Sei Bendung dengan kapasitas 36.000 liter per meter kubik. Meski terjadi banjir, namun luasan genangan air di sejumlah titik mulai berkurang 50 persen.

"Titik banjir awalnya ada 66, kini setelah difungsikannya pompa pengendali banjir, menjadi 33 titik. Selain itu banjir lebih cepat surut," katanya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut