Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Mayat Ditemukan dalam Selokan di Sumsel, Diduga Menjadi Korban Begal
Advertisement . Scroll to see content

Pemda Diminta Percepat Vaksinasi Agar Vaksin Tidak Kedaluwarsa

Selasa, 09 November 2021 - 14:45:00 WIB
Pemda Diminta Percepat Vaksinasi Agar Vaksin Tidak Kedaluwarsa
Pemerintah daerah diminta percepat vaksinasi agar vaksin tidak kedaluwarsa. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Pemerintah daerah (pemda) didorong untuk melakukan berbagai upaya mempercepat vaksinasi. Percepatan selain untuk mencegah munculnya gelombang ketiga, juga agar tidak ada vaksi yang tidak terpakai karena kedaluwarsa. 

Setiap dosis vaksin yang tersedia harus segera dihabiskan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan perlindungan bagi masyarakat. “Tidak ada kata penundaan dalam percepatan vaksinasi. Semua pihak termasuk pemerintah daerah, diminta segera memanfaatkan setiap dosis vaksin yang tersedia di daerah masing-masing, segera dihabiskan untuk meningkatkan imunitas masyarakat,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam keterangan resminya, Selasa (9/11/2021).

Adanya 4.000 vaksin Covid-19 AstraZeneca yang kedaluwarsa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tidak boleh terulang di daerah lain. Dia mengajak daerah lain untuk bergerak lebih cepat menyalurkan vaksin kepada masyarakat di berbagai pelosok wilayah agar tak ada lagi vaksin yang terbuang sia-sia. “Jangan sampai terulang, ini pembelajaran bagi kita semua,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, saat ini semua negara di dunia sedang berebut vaksin untuk menciptakan kekebalan komunal. Hal itu membuat proses dan perjuangan pemerintah dalam mendapatkan akses vaksin tidak mudah.

Oleh karena itu, setiap elemen diharapkan turut memikirkan bagaimana dapat memanfaatkan ketersediaan vaksin tersebut secara efektif, efisien, dan tepat sasaran bagi perlindungan kesehatan rakyat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Selasa (9/11/2021) pagi, capaian vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah mencapai 60,24% untuk dosis pertama atau telah mencapai lebih dari 125,4 juta orang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut