Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banyumas Geger! Nenek dan Gadis Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan Dalam Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Satu Keluarga di Palembang Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak

Rabu, 24 Oktober 2018 - 11:21:00 WIB
Satu Keluarga di Palembang Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak
Polisi saat mengevakuasi satu dari empat jenazah di dalam rumah di Kompleks Villa Kebun Sirih, Palembang. (Foto: iNews/Firdaus)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id – Satu keluarga ditemukan tewas dalam rumah mewahnya dengan luka tembak di Kompleks Villa Kebun Sirih, Jalan Said Toyib, Bukit Sangkal, Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (24/10/2018). Peristiwa itu menggegerkan masyarakat sekitar yang langsung melaporkannya ke polisi.

Informasi yang dirangkum iNews, kasus tewasnya satu keluarga di dalam rumah itu diketahui dari salah satu pembantu rumah tangganya. Saksi kaget saat keluar kamar dan menemukan majikannya sudah tewas. Mereka yang ditemukan tewas terdiri atas pasangan suami istri beserta putra dan putri.

Belum diketahui motif maupun penyebab kematian empat korban tersebut. Namun ditemukan luka tembak yang diduga berasal dari senjata api pada jenazah korban.

Polisi yang menerima informasi langsung menuju ke rumah mewah tersebut. Petugas tampak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari beberapa saksi dan tetangga korban. Selanjutnya keempat jenazah dievakuasi ke ruang forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk kepentingan autopsi.

Tetangga korban mengaku tidak melihat ada hal yang mencurigakan sebelum peristiwa tersebut. Dia juga tak mendengar letusan senjata. Bahkan dia sempat bertemu dengan korban pada Selasa (23/10/2018) pukul 22.00 WIB atau beberapa jam sebelum ditemukan tewas.

“Saya say hello saja malam itu. Kami hanya saling menyapa,” kata Firman, tetangga korban.

Hingga saat ini polisi masih menyelidiki kasus tewasnya satu keluarga dengan luka tembak tersebut. Motif maupun penyebab kematian masih dalam pengembangan di lapangan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut