BBM Langka di Sejumlah SPBU Medan dan Deli Serdang, Antrean Kendaraan Mengular
MEDAN, iNews.id – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Deli Serdang mengalami kekosongan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian SPBU menghentikan penjualan, sementara SPBU yang masih memiliki stok dipadati antrean kendaraan.
Pantauan di SPBU Jalan Setia Budi, Medan, menunjukkan tidak ada aktivitas pengisian BBM. Petugas memasang papan bertuliskan seluruh jenis BBM telah habis.
Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Jalan Sei Serayu, Medan. SPBU tersebut hanya melayani penjualan BBM jenis Pertamax Series, sedangkan Pertalite dan solar telah habis.
Berbeda dengan dua lokasi tersebut, SPBU di Jalan Dr. Mansyur, Medan, masih memiliki stok seluruh jenis BBM. Akibatnya, antrean kendaraan roda empat mengular hingga sekitar 100 meter, sementara antrean sepeda motor juga tampak memadati area pengisian.

Menanggapi kondisi tersebut, Officer Communication and Relations Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Rafly Masyal Donta, memastikan ketersediaan stok BBM secara umum masih aman.
Menurutnya, keterlambatan pasokan di sejumlah wilayah Sumatera Utara terjadi akibat penyesuaian operasional armada distribusi dalam beberapa hari terakhir.
"Dalam beberapa hari terakhir proses distribusi BBM dari terminal Medan mengalami penyesuaian operasional sehingga penyaluran ke sejumlah SPBU dilakukan secara bertahap," ujar Rafly.
Untuk mempercepat penyaluran BBM, Pertamina telah menambah 15 unit mobil tangki bantuan sehingga kapasitas distribusi dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, sebanyak 30 awak mobil tangki juga dikerahkan untuk mendukung kelancaran distribusi BBM ke berbagai SPBU di Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menyatakan akan berkoordinasi dengan Pertamina guna mengetahui penyebab antrean panjang dan kekosongan BBM di sejumlah SPBU.
Dia berharap distribusi BBM dapat segera kembali normal agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. "Kita akan berkoordinasi dengan Pertamina kira-kira kendalanya di mana," ucap Bobby.
Kelangkaan BBM yang telah berlangsung selama beberapa hari itu berdampak pada mobilitas masyarakat. Antrean panjang di sejumlah SPBU juga dikhawatirkan memicu gesekan antarpengendara hingga memunculkan kepanikan masyarakat untuk membeli BBM secara berlebihan.
Editor: Kurnia Illahi