MEDAN, iNews.id – Kodam I Bukit Barisan angkat bicara atas kematian prajurit Kompi B Yonif 122/TS Dolok Masihu Serda Iman Berkat Gea (23). Hal ini menyusul kejanggalan pihak keluarga yang membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
Kapendam Bukit Barisan Kol Inf Zeni Djunaidhi mengatakan, kronologi kejadian yang merenggut nyawa Serda Iman berawal saat almarhum mengikuti latihan bela diri tarung derajat di Makoyon 122/TS Dolok Masihul, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (4/11/2019) pukul 16.00 WIB. Kemudian dalam proses latihan, Serda Iman latih tanding dengan rekannya Pratu Eko pukul 17.00 WIB.
Kasus Serda Iman Tewas saat Tarung Derajat, Kodam Bukit Barisan Bentuk Tim Investigasi
"Yang bersangkutan terkena tendangan pada dada sebelah kiri. Korban sempat bangun, akan tetapi jatuh kembali kemudian pingsan," ujar Zeni di Medan, Selasa (12/11/2019).
Selanjutnya pukul 17.15, korban dievakusi ke klinik kesehatan terdekat untuk mendapat pertolongan.
"Dalam penanganan medis, yang bersangkutan tidak tertolong dan meninggal dunia," katanya.