Calon Jamaah Umrah Desak Polda Sumut Proses Penipuan Abu Tours
MEDAN, iNews.id - Jemaah umrah dari agen perjalanan Abu Tours mulai mencari keadilan. Sebanyak 400 orang jemaah merasa ditipu karena tak kunjung diberangkatkan ke tanah suci.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Sari Ginting membenarkan mendapat surat laporan terkait dugaan penipuan perjalanan umrah. "Sudah diterima oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Ditreskrimum) dan kami pasti akan diproses," ujar Rina, Senin (26/2/2018).
Menurutnya, saat ini proses penyidikan sedang berjalan dan akan memanggil sejumlah saksi dan pelapor. Pemanggilan dimaksudkan untuk mendalami kasus.
"Kita imbau kepada semua korban Abu Tours untuk segera melapor ke penyidik dan membawa sejumlah dokumen yang dipegang para korban untuk kemudian diteliti sehinga dapat dijadikan alat bukti," ujarnya.
Sementara, salah satu korban penipuan perjalanan umrah Febri mengaku saat ini tengah menunggu respons kepolisian untuk memproses kasus tersebut. Dia berharap kasus tersebut bisa segera diproses dan para jemaah mendapatkan keadilan.
"Kita sudah buat laporan pada 21 Februari lalu. Hingga saat ini kita masih menunggu informasi lanjutan dari Polda Sumut," katanya.
Febri juga mendesak agar Polda Sumut segera memeriksa dan menahan pimpinan cabang Abu Tours Medan Anwar. Menurutnya, Anwar merupakan aktor utama yang sudah menipu ratusan jemaah yang ingin umroh ke tanah suci.
"Sebagai korban, kita sangat berharap agar pimpiman abu tours untuk segera ditangkap . Kan korbannya banyak, sama seperti First Travel," ungkap Febri.
Diketahui, warga Jalan Makmur, Pasar VII Tembung itu bersama ratusan calon jemaah lain tidak kunjung diberangkatkan Abu Tours sesuai dengan periode keberangkatan yang dijanjikan.
"Padahal kita sudah setor uang sebanyak Rp64 juta untuk mendaftarkan diri berangkat umrah bersama dengan ayah, ibu dan kakak saya," katanya.
Editor: Achmad Syukron Fadillah