Cuaca Ekstrem, Ratusan Nelayan di Tanjungbalai Masih Nekat Melaut
TANJUNGBALAI, iNews.id – Cuaca ekstrem yang melanda perairan di Sumatera selama beberapa hari terakhir membuat kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan mengedarkan surat imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk tidak melaut selama beberapa hari karena membahayakan para nelayan.
Kepala Petugas Keselamatan Berlayar dan Patroli, Mahfud Fasi mengatakan, pihak otoritas pelabuhan sudah melarang selama dua hari terakhir aktivitas kapal feri penumpang menuju Port Klang, Malaysia, karena cuaca buruk dan gelombang tinggi.
“Kemarin ada dua hari kami tunda untuk keberangkatan kapal penumpang yang menuju Malaysia,” ujar Mahfud di kantornya, Senin (4/12/2017).
Meskipun BMKG sudah mengeluarkan imbauan, mereka masih menemukan ratusan nelayan di Tanjungbalai yang nekat melaut untuk mencari ikan. "Sudah dikeluarkan surat edaran, ya dipatuhi. Hanya beberapa pekan. Kalau sudah aman, baru diperbolehkan melaut," tuturnya.
Sementara seorang nelayan, Khaidir mengaku tidak takut melaut karena sudah terbiasa menghadapi hal seperti ini. Selama ini dia tidak pernah mendapat masalah apa pun saat mencari ikan di laut. “Apa yang ditakutkan kalau sudah biasa menghadapi hal seperti ini,” ujar salah satu nelayan yang bernama Khaidir.
Dia menambahkan, selama melaut dalam cuaca ekstrem, hasil tangkapan ikan memang menurun drastis. Namun, itu lebih baik daripada tidak melaut. “Kalau enggak melaut, kami makan apa? Soalnya ini mata pencaharian kami,” ungkap Khaidir.
Editor: Himas Puspito Putra