Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Samosir Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Sinabung Kembali Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 5 Km

Jumat, 06 April 2018 - 21:43:00 WIB
Gunung Sinabung Kembali Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 5 Km
Gunung Sinabung kembali meletus sekitar pukul 16.07 WIB, Jumat (6/4/2018). (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menggeliat. Gunung tertinggi kedua dan teraktif di Sumatera Utara itu kembali meletus dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 5.000 meter.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gunung tersebut kembali meletus pada Jumat, 6 Maret 2018 sekitar pukul 16.07 WIB. Letusan disertai luncuran awan panas sejauh 3.500 meter ke arah sektor Tenggara-Timur dan Selatan-Tenggara.

“Kami sudah meminta masyarakat di sekitar Gunung Sinabung untuk menjauhi kawasan itu dalam radius 3 kilometer dari puncak karena ada ancaman awan panas,” kata Sutopo melalui akun twitternya, Jumat (6/4/2018).

Selain melarang mendekati puncak Sinabung, BNPB juga meminta masyarakat untuk menjaga jarak sekitar tujuh kilometer dari sektor Selatan-Tenggara, enam kilometer untuk sektor Tenggara-Timur, serta empat kilometer untuk sektor Utara-Timur.

“Sampai saat ini, tingkat kegiatan atau aktivitas kegunungapian Gunung Sinabung masih tinggi, yaitu pada level Awas,” tandasnya.

Selain ancaman awan panas, kata Sutopo, warga juga diimbau untuk menjauhi sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung karena potensi lahar dingin sangat tinggi akibat letusan tersebut.

Menyikapi kembali meletusnya Gunung Sinabung, kata Sutopo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Karo sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait ancaman bencana lahar dingin kepada warga yang tinggal di di sepanjang hilir dan sekitar Sungai Laborus.

Dihujani Abu Vulkanik

Sementara itu, hujan abu mulai melanda kawasan Kabupaten Karo dan sekitarnya. Salah seorang warga, Ramaginting mengungkapkan abu vulkanik mulai masuk ke rumah-rumah warga dampak dari letusan Sinabung. “Abu (vulkanik) Sinabung dateng lagi dan pake acara mati lampu, selama di sini baru ngerasain,” tutur Ramaginting dalam akun Twitternya @Ramaginting3.

Gunung Sinabung sebelumnya meletus pada Senin, 19 Februari 2018. Letusan dahsyat tersebut membuat sebagian wilayah Karo tampak gelap karena tertutup abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung.

Suasana di sekitar Desa Perbaji, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, nampak gelap gulita layaknya malam hari, setelah debu vulkanik dari Gunung Sinabung menyelimuti kawasan tersebut. Akibatnya, jarak pandang pun semakin menipis. Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 08.53 WIB, Gunung Sinabung kembali mengalami erupsi hebat.

Erupsi kali ini disertai lontaran material debu vulkanik setinggi 5.000 meter di atas permukaan kawah. Gunung Sinabung juga memuntahkan awan panas setinggi 4.900 meter ke sektor tenggara timur dan 3.500 meter sektor barat selatan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut