Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris
Advertisement . Scroll to see content

Hasil Survei Pilpres Indopol: Politik Identitas di Sumut Masih Kental

Kamis, 29 November 2018 - 20:27:00 WIB
Hasil Survei Pilpres Indopol: Politik Identitas di Sumut Masih Kental
Sejumlah narasumber saat berdiskusi membahas peta kekuatan capres dan cawapres jelang Pemilu 2019 yang digelar Indopol Survey di Sumatera Utara. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Politik identitas diprediksi akan masih menjadi bumbu utama pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legisltaif (Pileg) 2019.

Direktur Eksekutif Indopol, Ratno Sulistiyanto mengungkapkan,sentimen politik identitas yang tampak terjadi di Pilkada serentak 2018 lalu di Sumatera Utara (Sumut) masih akan mendominasi.

Dalam temuan Indopol, Ratno mengungkapkan, Suku Jawa yang secara jumlah tersebar di Sumatera Utara itu sebagian besar memilih pasangan Prabowo-Sandi sebesar 51.17 persen. Sedangkan pasangan Jokowi-KH M’aruf Amin meraih 30.16 persen. "Setelah kita tarik datanya lebih dalam, ternyata pemilih suku Jawa di kubu Prabowo-Sandi ini karena rata-rata beragama Islam," kata Ratno saat diskusi dalam rilis survei peta Kekuatan Capres dan Cawapres jelang Pemilu 2019 di Sumatera Utara, Kamis (29/11/2018).

Sementara di daerah bersuku Batak dan Kristen, kata Ratno, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul jauh dari pasangan Prabowo- Sandi. Di komunitas suku Toba, Karo, Angkola, Nias, dan Tionghoa, pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin mendapat dukungan rata-rata di atas 50 persen.

Meski demikian, Ratno meyakni tingginya rasa toleransi di Sumatera Utara selama 5 bulan ke depan tidak akan terjadi perubahan yang signifikan di Pilpres 2019 untuk Provinsi Sumatera Utara. "Terkecuali ada sesuatu hal yang begitu signifikan yang terjadi ke depan, sehingga membuat voters mengalihkan dukungannya," kata Ratno.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut