Hujan Abu Erupsi Gunung Sinabung Selimuti Sejumlah Sekolah di Karo
KARO, iNews.id – Hujan abu vulkanikerupsi Gunung Sinabung, menyelimuti sejumlah sekolah di Kabupaten Karo khususnya yang berada di lereng gunung tersebut.
Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terganggu, khususnya kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah seputaran lereng gunung.
Salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak langsung yakni SD Negeri 040480 Sukandebi di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Hujan abu tipis hingga sedang sempat mengguyur area lingkungan sekolah dan mengganggu kenyamanan proses pembelajaran.
Mengantisipasi gangguan kesehatan saluran pernapasan (ISPA) akibat terhirup material abu vulkanik yang berbahaya, pihak sekolah mewajibkan seluruh siswa dan guru memakai masker selama berada di lingkungan sekolah.
Selain ancaman debu vulkanik, rasa cemas juga membayangi para pelajar saat menyaksikan visual erupsi dari jarak dekat. Pihak manajemen sekolah menegaskan telah menyiapkan skenario tanggap darurat jika intensitas erupsi meningkat secara mendadak.
"Saat ini proses belajar mengajar memang masih dijalankan seperti biasa. Namun kami tetap dalam posisi waspada tinggi. Jika terjadi letusan susulan yang lebih besar, para siswa akan langsung kami pulangkan lebih cepat demi keselamatan," kata Kepala SD Negeri 040480 Sukandebi, Rukun Sembiring, Kamis (3/9/2026).
Pihak sekolah beserta warga di kawasan rawan bencana (KRB) terus memantau perkembangan rekomendasi dari pos pengamatan gunung api serta Badan Regional Penanggulangan Bencana.
Hingga saat ini, pihak sekolah masih menunggu instruksi resmi dari Pemerintah Kabupaten Karo mengenai status penyesuaian kegiatan belajar mengajar—apakah perlu dialihkan ke pembelajaran jarak jauh (daring) atau diliburkan sementara jika erupsi kian mengganas.
Sembari menunggu petunjuk teknis dinas terkait, warga di sekitar kaki Gunung Sinabung juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan selalu menyiapkan masker serta perlengkapan darurat mandiri.
Editor: Kastolani Marzuki