Hujan Deras Guyur Gunung Sinabung, Warga Diimbau Waspadai Banjir Lahar Dingin!
KARO, iNews.id – Tingginya intensitas curah hujan di sekitar kawasan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memicu ancaman baru bagi keselamatan warga.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi terjangan banjir lahar dingin yang dapat meluap sewaktu-waktu.
Banjir lahar dingin yang membawa material vulkanik berkekuatan besar dikhawatirkan mengalir deras melalui jalur sungai dan menghantam segala bangunan serta aktivitas di sepanjang jalurnya.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra menjelaskan, aktivitas Gunung Sinabung tercatat mengalami erupsi berkelanjutan sejak tanggal 31 Agustus.
Tinggi kolom abu vulkanik yang teramati berkisar antara 300 hingga 1.000 meter di atas puncak gunung.
Meski pada hari ini tercatat ada sedikit penurunan intensitas erupsi, ancaman dari tingginya curah hujan yang mengguyur puncak gunung dapat sewaktu-waktu menyapu material sisa erupsi menjadi aliran lahar dingin yang sangat berbahaya.
"Intensitas hujan di seputaran Gunung Sinabung terpantau cukup tinggi dalam beberapa hari ini. Oleh karena itu, kami mengimbau warga masyarakat agar berhati-hati dan tidak beraktivitas di seputaran jalur perlintasan lahar dingin Sinabung karena berpotensi menghantam apa saja yang ada di jalurnya," terang Armen Putra, Kamis (3/9/2026).
Menanggapi tingginya ancaman bahaya erupsi dan potensi lahar dingin, tim gabungan telah mengevakuasi sebanyak 650 jiwa warga dari Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.
Para pengungsi saat ini ditampung sementara di dua titik lokasi aman, yakni Gedung Jambur dan Gedung Koperasi Merah Putih di Desa Sukatepu.
PVMBG meminta seluruh masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi zona bahaya serta tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius aman yang telah ditentukan oleh pihak berwenang.
Editor: Kastolani Marzuki